WSBP Raih Kontrak Baru Rp295 M, 60% dari Proyek di Luar Grup
Aktivitas Perseroan Waskita Beton Precast, Tbk. (WSBP)
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatat Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp295,35 miliar hingga kuartal I 2025. Menariknya, lebih dari 60% kontrak tersebut atau senilai Rp178,13 miliar berasal dari proyek eksternal, sementara 39,69% atau Rp117,22 miliar berasal dari proyek internal. Hal ini mencerminkan fokus perusahaan untuk memperluas pangsa pasar di luar Waskita Group.
Kontribusi terbesar NKB berasal dari lini bisnis beton precast sebesar Rp160,97 miliar, diikuti beton readymix Rp75,08 miliar, jasa konstruksi Rp59,12 miliar, serta sisanya dari sewa alat. Proyek strategis yang berhasil digarap termasuk Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2, Gedung Kuliah Politeknik Madura, Perluasan Tzu Chi School di PIK 2, dan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung–Tempino.
“WSBP mengimplementasikan strategi pemasaran eksternal secara menyeluruh dengan memperkuat portofolio produk unggulan serta mendorong inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, menyampaikan bahwa pencapaian WSBP didapat dari strategi pemasaran yang terstruktur dan agresif.
Lebih lanjut, Fandy menegaska WSBP turut melakukan inovasi produk ramah lingkungan dan strategi selektif dalam proses tender juga diterapkan guna meningkatkan rasio kemenangan proyek serta menjaga daya saing perusahaan.
Dalam rilis pers yang disampaikan WSBP juga, Total Nilai Kontrak Dikelola per Maret 2025 telah mencapai Rp1,58 triliun dan menjadi landasan kuat bagi target pertumbuhan pendapatan tahun ini.
Related News
Mitratel dan ZTE Jajaki Kolaborasi Teknologi RAN dan Efisiensi Energi
PLIN Ditegur Lagi Soal Free Float, Ketidakpastian Pasar Jadi Alasan
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Tunai Rp336 per Saham, Setara 72 Persen Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026





