Yakin Tak Bangkrut, Komisaris Krakatau Steel (KRAS) Ajak Meneg BUMN Taruhan Rp1 M
Erick mengungkap bahwa kemungkinan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority alias INA akan berinvestasi di Krakatau Steel.
"Salah satunya sebenarnya kita mengundang, ini bukan jeruk makan jeruk ya, INA untuk berinvestasi, INA sebenarnya kan kita juga untuk investasi, sehingga barangnya nggak lari ke luar," ujar Erick. Terkait dengan calon investor INA, menurut saya Pak mentri nggak jujur kalau ngomong yang mau beli cuma INA.
Pasca pernyataan Mentri BUMN tersebut, saham KRAS hari ini langsung mengalami Auto Rejection Bawah, atau turun pada level harga batas terendah. Saham KRAS terkoreksi -6,7% artinya pemegang saham baik itu negara dan juga investor publik mengalami kerugian dari penurunan nilai perusahaan sebesar Rp671 miliar ( Unrealized Loss ).
Divestasi KRAS terhadap KSI yang mencapai 70% dapat merugikan negara dan publik sebagai pemegang saham KRAS. "Jadi bukan saya suka bertaruh, tapi ini untuk meyakinkan rakyat bahwa ada ketidakberesan di transaksi ini, KSI memiliki kontribusi laba ke holding KRAS sangat signifikan, sehingga dengan divestasi KSI yang ditargetkan mencapai 70% hingga tahun 2023 dan KRAS hanya memiliki 30% sama saja bohong" Tutup Roy
Related News
Mitratel dan ZTE Jajaki Kolaborasi Teknologi RAN dan Efisiensi Energi
PLIN Ditegur Lagi Soal Free Float, Ketidakpastian Pasar Jadi Alasan
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Tunai Rp336 per Saham, Setara 72 Persen Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026





