Zebra Nusantara (ZBRA) Hadirkan Toko Online Berbasis Platform Digital Logistik
:
0
EmitenNews.com - PT Zebra Nusantara (ZBRA) terus membangun jejaring bisnis logistik terintegrasi. Terbaru, perseroan mematok pembangunan platform digital logistik. Itu penting untuk mempermudah layanan bagi masyarakat luas.
Platform digital itu, nanti saling terkoneksi dengan jaringan logistik terkuat, milik perusahaan hingga ke pelosok negeri. Proyeksi itu, sejalan dengan inovasi perusahaan yang fokus pada perkembangan dunia digital. itu mengingat pasar ekonomi digital Indonesia terbesar ASEAN.
Transformasi ke arah modern membuat perseroan memiliki mimpi lebih besar. Yaitu, menghadirkan digitalisasi bisnis berbasis digital. Mimpi itu, akan terealisasi secepat mungkin. ”Pastinya, untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lengkap, fleksibel, dan dengan biaya terjangkau,” tutur Gary Tanoesoedibjo, Direktur Zebra Nusantara, di Jakarta, Kamis (18/10).
Zebra menyajikan modernisasi bisnis ke arah digital, melalui Dos Ni Roha (DNR) Corporation, mulai mempersiapkan diri untuk merambah dalam layanan toko digital menyasar pangsa pasar Business to Business (B2B). Nanti, toko digital itu menyediakan beragam produk untuk mempermudah masyarakat, dan perusahaan lain mendapat produk sesuai kebutuhan.
Kelebihan lain dari toko digital itu, seluruh proses ditangani Zebra atau DNR secara mandiri, bersinergi dengan unit-unit bisnisnya, sehingga proses menjadi lebih efisien dan efektif. ”Zebra bersiap menghadirkan toko digital modern, dan terintegrasi dengan digitalisasi logistik milik perseroan,” ucapnya.
Lonjakan net sales lebih dari 30 ribu persen membuat Zebra makin terpacu untuk lebih inovatif, dan kreatif mengembangkan bisnis untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Nah, dari net sales Rp8,8 miliar paa September 2020 menjadi Rp2,7 triliun pada September 2021. ”Masyarakat tinggal tunggu layanan digitalisasi kami selanjutnya telah terkoneksi dengan jaringan logistik seluruh Indonesia. Kami menargetkan dalam kurun waktu beberapa bulan lagi, bisa kami launch,” tegas Gary. (*)
Related News
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel
Indeks LQ45 Terperosok, Efek Rebalancing MSCI?
Siloam Hospitals (SILO) Tunda Pembagian Dividen, Ini Alasannya
Indocement (INTP) Ganti Direktur Anak Usaha PT Indomix Perkasa





