5 Emiten Lepas Suspensi Usai Lunasi Iuran Listing Fee
Lantai Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut suspensi perdagangan lima emiten usai mereka memenuhi kewajiban Biaya Pencatatan Tahunan (Annual Listing Fee) 2026. Pencabutan gembok perdagangan kelima saham tersebut berlaku pada Kamis, 19 Februari 2026.
Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat dalam pernyataan resminya pada Kamis (19/2) menuturkan, “Keputusan ini merujuk pada Pengumuman No. Peng-UPT-00002/BEI.PLP/02-2026, menyusul sebelumnya BEI menjatuhkan sanksi penghentian sementara perdagangan karena keterlambatan pembayaran iuran tahunan.”
Adapun, lima emiten yang kembali diperdagangkan yakni:
PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) — Papan Pengembangan, dibuka saat pra-pembukaan.
PT Garda Tujuh Buana Tbk. (GTBO) — Papan Pengembangan, pra-pembukaan.
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk. (MGLV) — Papan Akselerasi, Sesi I.
PT Saptausaha Gemilangindah Tbk. (SAGE) — Papan Pemantauan Khusus, Sesi I Periodic Call Auction.
PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. (SHID) — Papan Pengembangan, pra-pembukaan.
Dijelaskan Teuku, BEI meminta seluruh pelaku pasar untuk tetap mencermati keterbukaan informasi masing-masing perseroan.
Pada pembukaan perdagangan Kamis (19/2/2026), pergerakan saham langsung variatif.
MGLV tancap gas dan mentok di batas atas Auto Rejection Atas (ARA) dengan lonjakan 9,97 persen ke Rp3.750. Begitupun, SAGE juga ikut ngebut dan terkunci di ARA setelah melonjak 8,82 persen ke Rp37.
Sementara itu, CLAY naik tipis 0,36 persen ke Rp2.760, GTBO terkoreksi 1,61 persen ke Rp244, dan SHID stagnan di Rp850.(*)
Related News
Awas! Jangan Terlibat Jual Beli Rekening, OJK Ingatkan Risikonya
Belum Bayar Listing Fee 2026, BEI Suspensi 11 Emiten
Pemerintah Batasi Angkutan Barang Selama 16 Hari Periode Mudik Lebaran
Sepekan Digembok, Saham ELPI Ngebut Usai Lepas Dari Suspensi
Dua Saham Ngegas Keluar FCA, Satu ARA!
Bursa Bakal Bekukan 79 Emiten, Ini Sebabnya





