EmitenNews.com -  Saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) langsung melesat pada perdagangan perdananya usai keluar dari masa suspensi dan menjalani mekanisme Full Call Auction (FCA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa keputusan pembukaan suspensi tersebut mulai efektif diberlakukan pada Jumat (13/2/2026).

“Keputusan tersebut mulai efektif diberlakukan pada Jumat, 13 Februari 2026,” ujar Yulianto.

Pada pembukaan perdagangan Jumat (13/2/2026), saham ELPI melonjak 9,94 persen atau naik 170 poin ke harga tertinggi harian, menyentuh Auto-Rejection Atas (ARA) di Rp1.880.

Sebagai informasi, penetapan FCA terhadap ELPI merupakan tindak lanjut atas suspensi panjang yang sebelumnya dikenakan perseroan akibat lonjakan harga saham. Setelah suspensi dibuka, saham ELPI ditetapkan menjalani mekanisme FCA selama sepekan ke depan.

Trek harga saham ELPI sepekan terakhir, saham ini tercatat melonjak 123,81 persen. Sepanjang tiga bulan (triwulan) terakhir, kenaikannya mencapai 161,11 persen.

Bahkan secara tahunan (year on year/YoY), saham ELPI telah meroket 434,09 persen, dari posisi Rp352 menjadi Rp1.880.