EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengumumkan empat saham resmi keluar dari status Full Call Auction (FCA). Keputusan tersebut mulai efektif diberlakukan pada Rabu (11/2/2026).

Empat saham yang keluar dari FCA yakni, PT Surya Permata Andalan Tbk. (NATO), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk. (SPRE), PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk. (MKAP), dan PT Magna Investama Mandiri Tbk. (MGNA).

Kepala Divisi PLP BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menyampaikan bahwa perubahan status ini dilakukan berdasarkan evaluasi atas kondisi perdagangan dan likuiditas saham masing-masing emiten.

Pada perdagangan Rabu (11/2/2026), pergerakan saham-saham tersebut bervariasi. NATO menguat 20 poin atau naik 2,17 persen ke Rp940. MKAP turut naik 25 poin atau 3,27 persen ke Rp790, serta MGNA stagnan di Rp187.

Sementara SPRE justru tergerus hingga menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB), turun 17 poin atau minus 9,77 persen ke level Rp157.

Adapun, pengakhiran masa FCA ini dituntaskan usai sebelumnya sempat dijerat hingga sepekan pengawasan lamanya. Hal ini Bursa Efek Indonesia memberlakukan sistem FCA Kategori 10 yang diakibatkan oleh sanksi suspensi lebih dari sehari perdagangan yang sebelumnya menimpa empat emiten tersebut.