Menaker Siapkan Skema WFA Untuk Libur Idulfitri Pekerja Swasta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto, didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, saat memaparkan paket stimulus ekonomi I 2026 di Jakarta, Selasa (10/2).(Foto: Kemenko Perekonomian)
EmitenNews.com - Jelang bulan Ramadan dan libur Idulfitri 2026, pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 untuk menunjang mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta sektor pariwisata. Stimulus itu mencakup kebijakan diskon transportasi, work from anywhere (WFA), dan bantuan pangan.
Peluncuran dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/02/2026), dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menko Airlangga memaparkan untuk mengoptimalkan mobilitas dan memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama libur Idulfitri 2026, pemerintah memberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta.
Skema WFA atau flexible working arrangement (FWA) berlaku selama lima hari, yaitu pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
“Untuk penerapan FWA bagi para pegawai ASN, diterbitkan Surat Edaran (SE) dari Menteri PAN RB, sedangkan untuk pelaksanaan WFA bagi para pekerja swasta akan diterbitkan SE dari Menteri Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Mensesneg Prasetyo Hadi menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan serta memberikan keringanan bagi masyarakat dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri.
“Kita ingin meringankan saudara-saudara kita yang dalam rangka puasa dan Lebaran biasanya bersilaturahmi, mudik atau pulang kampung dengan kemudian kita memberikan stimulus-stimulus dalam bentuk diskon-diskon, baik tiket kereta api, tiket pesawat, maupun tiket penyeberangan, semua semata-mata untuk kita membantu meringankan semua masyarakat,” ujar Mensesneg.
Mensesneg menekankan pemerintah memprioritaskan aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan mudik. Karena itu koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus dilakukan untuk memastikan kelayakan infrastruktur jalan terutama di tengah kondisi curah hujan yang tinggi.
“Kita terus-menerus berkoordinasi untuk memastikan kelaikan jalan-jalan yang sekarang dengan musim hujan ini banyak juga yang terjadi lubang, bahkan di beberapa tempat sempat jatuh korban. Kami mewakili pemerintah tentu sangat prihatin, dan saya terus hampir setiap hari mengingatkan untuk kita pada seluruh jajaran memperhatikan hal-hal yang kecil seperti ini tapi berisiko fatal,” pungkasnya.(*)
Related News
Modus Baru Korupsi, KPK Dalami Suap Untuk Wakil Ketua PN Depok
Bongkar Jaringan Internasional, Polisi Sita 5 Ribu Vape Isi Narkoba
Miris! Indeks Persepsi Korupsi Turun, RI Jauh di Bawah Negara Tetangga
Diskon Tiket Kapal Laut dan Pesawat Jelang Ramadhan, Cek Jadwalnya
17 Ribu Warganya Masih di Tenda Pengungsian, Wagub Aceh Minta Ini
Transaksi Haji Butuh USD Besar Sekali, BI Diminta Buka Layanan LCT





