17 Ribu Warganya Masih di Tenda Pengungsian, Wagub Aceh Minta Ini
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) berharap masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih layak, mengingat bulan suci Ramadhan 2026 sudah menjelang. Masih ada 17.000 kepala keluarga (KK) atau 69.000 jiwa korban bencana tinggal di tenda pengungsian. Dok. Detiknews.
EmitenNews.com - Pemerintah Provinsi Aceh meminta proses pengerjaan hunian sementara, dan hunian tetap bagi korban bencana, dipercepat. Dengan begitu menurut Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih layak, mengingat bulan suci Ramadhan 2026 sudah menjelang. Masih ada 17.000 kepala keluarga (KK) atau 69.000 jiwa korban bencana tinggal di tenda pengungsian.
Dek Fadh mengemukakan hal itu di hadapan para pimpinan MPR RI dan juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026). "Ada satu kabupaten di Aceh, yaitu di Bireuen, mereka tidak menerima huntara. Mereka meminta huntap. Tapi, saat ini untuk huntapnya baru dibangun tiga unit," kata Dek Fadh. Secara aturan para korban memang boleh memilih antara huntara dan dana tunggu hunian (DTH). Namun, khusus di Bireuen, DTH sudah diberikan, tetapi pembangunan huntap baru tiga unit.
Wagub Dek Fadh juga menyampaikan permohonannya menyangkut dana bantuan jaminan hidup sebesar Rp450.000 per kepala dan bantuan dana perabotan Rp3 juta serta dana pemulihan ekonomi Rp5 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) dapat segera disalurkan.
"Ini harapan kami agar secepat mungkin diberikan, kalau bisa kami memohon diberikan sebelum Ramadhan, supaya ada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh ini," tuturnya. Informasi yang diperoleh dari Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, Presiden telah menyetujui bantuan sapi untuk Aceh sebanyak 1.455 ekor. Bantuan ternak itu akan dimaksimalkan untuk tradisi menjelang Ramadhan, hari meugang.
“Hari meugang ini sangat sakral bagi orang Aceh, harapan kami kepada Bapak Ketua MPR RI dan Pak Kasatgas, ini bisa untuk mempercepat dengan kedatangan Bapak Ibu semua ke sini,” tutur Wagub Aceh, Fadhlullah. ***
Related News
Bongkar Jaringan Internasional, Polisi Sita 5 Ribu Vape Isi Narkoba
Miris! Indeks Persepsi Korupsi Turun, RI Jauh di Bawah Negara Tetangga
Diskon Tiket Kapal Laut dan Pesawat Jelang Ramadhan, Cek Jadwalnya
Transaksi Haji Butuh USD Besar Sekali, BI Diminta Buka Layanan LCT
Lihai Betul Tersangka Kasus Suap Restitusi Pajak Ini
Mensos Ungkap 15 Juta Orang Kaya Dapat Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan





