75 Emiten Kena Peringatan!
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan Peringatan Tertulis I kepada 75 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2025 sesuai tenggat waktu yang ditetapkan, yakni 31 Oktober 2025.
Sanksi ini disampaikan melalui Pengumuman Nomor Peng-S-00030/BEI.PLP/11-2025 tentang Sanksi atas Penyampaian Laporan Keuangan Interim per 30 September 2025, yang dipublikasikan di situs resmi BEI (www.idx.co.id).
Total 789 Emiten Tepat Waktu, 120 Belum Menyampaikan
Berdasarkan hasil pemantauan BEI, dari total 1.061 perusahaan tercatat, terdapat 902 perusahaan yang wajib menyampaikan laporan keuangan interim tidak diaudit per 30 September 2025. Dari jumlah tersebut, 789 emiten telah menunaikan kewajibannya, sementara 120 emiten belum menyampaikan laporan hingga batas waktu yang ditentukan.
Dari 120 perusahaan yang belum menyampaikan laporan:
75 perusahaan belum menyerahkan laporan keuangan (kena Peringatan Tertulis I),
22 perusahaan berencana menyampaikan laporan yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik,
23 perusahaan akan menyampaikan laporan yang diaudit oleh akuntan publik.
Adapun 152 entitas lainnya tidak wajib menyampaikan laporan keuangan interim, terdiri dari efek di papan akselerasi, penerbit obligasi dan sukuk, reksa dana berbentuk ETF, serta efek-efek khusus lainnya seperti DIRE dan EBA-KIK.
Daftar Emiten yang Terlambat
Related News
PGJO Kemas Pendapatan Meroket hingga Cetak Laba, Sahamnya Ikut ARA!
DEWI Rilis Lapkeu H126 Kemas Penjualan Naik, Ditopang Karkas
Harga Premium, Sosok Ini Borong 56,5 Juta Saham DYAN Senilai Rp13M
WBSA Kemas Pendapatan Melonjak, Laba Bersihnya Justru Ambles 95%
Ekspansi Homepass, MORA Peroleh Kredit Investasi Rp4 Triliun dari BCA
Direktur Utama Toba Surimi Industries (CRAB) Pamit Undur Diri





