EmitenNews.com—Kebijakan PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melakukan penerimaan karyawan dalam jumlah besar pada beberapa tahun ke belakang menjadi pertanyaan regulator Bursa.
Hal itu terungkap dalam jawaban GOTO atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dilansir pada laman idx.co.id, Rabu (23/11/2022).
“GOTO telah secara aktif merekrut talenta selama beberapa tahun, selaras dengan pertumbuhan pesat Perseroan,” jawab manajemen GOTO.
GOTO beralasan, peningkatan jumlah karyawan itu dikarenakan adanya akuisisi beberapa perusahaan yang saat ini menjadi bagian dari grup GoTo termasuk Midtrans, NADIPOS, SPOTS, RUMA, Moka, Loket, Promogo, dan dimulainya kegiatan operasional di Vietnam dan Singapura.
GOTO juga menyebut adanya penggabungan dan konsolidasi antara grup Gojek dan grup Tokopedia untuk membentuk grup GoTo sebagai alasan penambahan jumah karyawan.
Selain itu, GOTO menilai, perbaikan periode pasca pandemi, yang dimulai pada pertengahan 2021, yang ditandai pertumbuhan permintaan pasar, sehingga Perseroan kemudian berinvestasi dalam bentuk inovasi produk untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan peluang monetisasi jangka panjang.
Alasan berikutnya, penciptaan produk-produk baru seperti produk pinjaman berbasis teknologi keuangan yang bertujuan untuk mendorong ekonomi digital serta memperkuat inklusi keuangan.
Kedepannya, GOTO akan menjajaki seluruh alternatif sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perampingan karyawan.
Mengutip pemberitaan, karyawan GOTO mencapai 10.541 orang per akhir September 2022.
Lalu pada minggu lalu, GOTO mengumumkan melakukan PHK atas 1.300 karyawan.
Related News
IRSX-iQIYI International Teken MoU Perkuat Konten & Ekosistem Digital
Sisa Dana IPO Rp3 Miliar, Emiten Voucher (DIVA) Parkirkan di BCA
Emiten Hapsoro (BUVA) Kucurkan Pinjaman Tambahan Rp22M ke Anak Usaha
Menengok Taktik Emiten SCNP Penuhi Free Float 15 Persen
BMRI–PSAB Bersiap Cum Dividen 15 September, BBCA–CMRY Cair Pekan Ini!
Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, BTN (BBTN) Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas





