AEP Nusa (AEPN) Jajaki IPO di BEI Kuartal Mendatang, Telisik Profilnya
:
0
Potret pekerja PT AEP Nusantara tengah membawa hasil panen sawit. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Anglo Eastern Plantation (AEP) Group, atau AEP Plantations Plc (LSE: AEP) menjajaki penawaran umum perdana saham (IPO) entitas anaknya di Indonesia, PT AEP Nusantara Plantations atau AEP Nusa (AEPN), dengan target realisasi yang diperkirakan melantai pada pertengahan 2026.
Dalam rencana ini, sekitar 15 persen saham akan dilepas ke publik guna memenuhi ketentuan free float di Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Perseroan sedang menjajaki potensi penawaran umum perdana saham (IPO) atas entitas anaknya di Indonesia, PT AEP Nusantara Plantations Tbk (AEP Nusa), di Bursa Efek Indonesia (BEI),” tulis rilis AEP Group.
CEO AEP Group sekaligus Komisaris AEPN, Kevin Wong Tack Wee dalam rilisnya dikutip Minggu (19/4/2026) meyakini bahwa, “Pencatatan saham di Indonesia akan menciptakan sarana yang efisien secara finansial untuk ekspansi perkebunan lebih lanjut di wilayah tersebut. Selain itu, hal ini juga akan menyelaraskan AEP Nusa dengan jejak operasionalnya serta memperluas basis investornya.”
Sebagai informasi, AEPN dalam laman webnya sebelumnya juga sempat mengumumkan rencana penjajakan IPO hingga perubahan nama sejak 12 Januari 2025.
“Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, transparansi, dan struktur permodalan, Perseroan melakukan transformasi korporasi yang berpuncak (tujuan akhir) pada Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) serta perubahan nama menjadi PT AEP Nusantara Plantations pada 12 Januari 2025,” tulis laman resmi AEP Nusantara Plantations diakses Minggu (19/4).
Profil PT AEP Nusantara Plantations (AEP Nusa)
PT AEP Nusantara Plantations (AEPN) atau AEP Nusa merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang didirikan pada 10 Desember 2007 dengan nama awal PT Sawit Graha Manunggal.
AEP Nusa memiliki total luas lahan kelolaan (landbank) mencapai 30.110 hektare di Kalimantan Tengah. Adapun, luas lahan inti tertanam sekitar 19.000 hektare yang menjadi basis produksi utama Perseroan.
Secara operasional, AEPN menjalankan bisnis terintegrasi dari hulu ke hilir melalui kebun inti, kemitraan plasma, serta fasilitas pengolahan. Perseroan juga mengoperasikan pabrik kelapa sawit berkapasitas 90 ton per jam yang menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) dan palm kernel.
Related News
Rampung, RSUD Garapan PTPP Diresmikan Presiden Prabowo
KBLM Bagi Dividen Minimalis, Cum Date 17 Juni
ELSA Jadwal Dividen 45 Persen Laba, Yield Tembus 7,5 Persen
Hajatan CBRE Makin Dekat, Jadi Right Issue Jumbo Pertama 2026?
BBMD Salurkan Dividen 28 Persen Laba, Cum Date 18 Juni
ACES Tabur Dividen 82 Persen Laba, Yield Capai 9,7 Persen





