AgenBRILink Lampaui Target, Ekosistem Ekonomi Mikro Semakin Nyata
:
0
EmitenNews.com – Indonesia memiliki potensi dan peluang bagi para pelaku bisnis terutama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Peranan BUMN dalam mengoptimalkan perekonomian Indonesia sangat penting, salah satunya adalah melalui pelayanan yang ditawarkan oleh BUMN memudahkan masyarakat dalam membuka serta mengembangkan bisnis selalu menjadi prioritas utama.
Salah satu bank terbesar tanah air, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI ikut serta mendukung dan menciptakan ekosistem ekonomi mikro yang mandiri. Salah satu komitmen yang terus dikembangkan dan dioptimalkan yakni mengerahkan agen-agen BRILink di seluruh wilayah Indonesia hingga titik terjauh sekalipun.
Terkait dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Mikro Supari mengatakan bahwa kehadiran AgenBRILink merupakan kontribusi nyata BRI untuk masyarakat. ”AgenBRILink yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sampai pada daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) menjadi garda terdepan BRI dalam membuka akses keuangan dan melayani masyarakat Indonesia. Sebaran AgenBRILink tersebut diharapkan dapat mengedukasi masyarakat akan layanan perbankan serta dapat memaksimalkannya peluang bisnis dan membuka usaha”, jelasnya.
Bentuk komitmen BRI tersebut terlihat dari jumlah Agen BRILink yang terus bertambah bahkan melampaui target. Seperti diketahui, AgenBRILink pada akhir 2022 telah berjumlah 627 ribu, tak perlu waktu lama, pada kuartal I/2023 jumlah Agen BRILink telah mencapai 654.677 agen.
“Dengan jumlah AgenBRILink yang terus bertambah dan juga adanya kerjasama dengan analis Kredit BRI, diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi mikro, salah satunya dalam hal penyaluran pinjaman melalui Agen Mitra UMi BRILink. Agen Mitra UMi adalah agen yang fokus menyalurkan pinjaman Ultra Mikro ke masyarakat, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh pelaku UMKM dalam hal penyediaan modal usaha untuk menghindari praktik rentenir,” lanjut Supari.
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





