Aksi Senyap! YULE Kempit 9,3 Persen Saham EMMI
:
0
Booth stand PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) dalam suatu pameran. FOTO - Dok EMMI
EmitenNews.com - Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) menimbun saham Esa Medika Mandiri (EMMI). Itu dilakukan dengan menyerap 135.625.000 helai alias 135,62 juta eksemplar. Transaksi penambahan saham itu dilakukan dalam tiga tahap edisi Juli 2026.
Transaksi pembelian dilakukan dengan kisaran harga Rp468-494 per lembar. Menyusul skema harga itu, Yulie Sekuritas dipaksa merogoh dana taktis senilai Rp63,93 miliar. Dengan demikian, rincian transaksi tiga tahap tersebut menjadi sebagai berikut.
Pada 9 Juli 2026, Yulie menyerok 106,83 juta helai dengan harga Rp470 per saham senilai Rp50,21 miliar. Lalu, pada 10 Juli 2026, Yulie kembali menjala 10,2 juta lembar pada harga Rp494 per lembar sebesar Rp5,03 miliar.
Dan, pada 16 Juli 2026, Yulie menuntaskan transaksi dengan menyerap 18,58 juta eksemplar pada harga Rp468 per saham sejumlah Rp8,69 miliar. Dengan pelaksanaan transaksi itu, koleksi saham EMMI dalam genggaman Yulie Sekuritas makin tebal.
Tepatnya, menjadi 162,14 juta saham alias 9,30 persen. Mengalami lonjakan 135,62 juta lembar atau 7,78 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi saham sebanyak 26,52 juta eksemplar atau selevel dengan porsi kepemilikan 1,52 persen.
Makin Jauhi Harga IPO
EMMI baru melakukan listing dengan harga initial public offering (IPO) Rp470 per helai. Melepas saham perdana sebanyak 522,86 juta lembar, EMMI mengoleksi dana IPO senilai Rp245,75 miliar. Sayangnnya, saham perdana EMMI gagal menyentuh auto reject atas (ARA).
Sepanjang perdagangan hari pertama, pada 8 Juli 2026, saham EMMI hanya melejit 17 persen alias 80 poin menjadi Rp550 per saham dari harga IPO sebesar Rp470. Setelah itu, 8 hari bursa setelah menjejak bursa efek indonesia (BEI), tepatnya periode 9-17 Juli 2026, saham EMMI terus merosot.
Yaitu, mengalami koreksi 18,55 persen alias 102 poin menjadi Rp448 per lembar dari edisi 8 Juli 2026 di level Rp550. Kalau dikalkulasi dari harga IPO Rp470, saham EMMI baru terpangkas 22 poin atau 4,68 persen. Di sisi lain, dana hasil IPO untuk sejumlah keperluan.
Antara lain untuk memperkuat struktur permodalan, melakukan ekspansi fasilitas produksi, dan mendukung kebutuhan modal kerja. Selain mengalokasikan tiga prioritas utama, dana hasil IPO untuk pembayaran pinajaman bank, pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, hingga pembelian dan pengadaan alat kesehatan. (*)
Related News
Respon Atas Gugatan PKPU Terhadap Anak Usaha, Begini Langkah WIKA
Siap Lunasi Obligasi, Wahana Inti Selaras (WISL) Alokasikan Rp845,50M
TPIA Ungkap Progres CA-EDC Capai 72 Persen, Siap Garap Tahap II USD1M
SMRU Buka Suara Soal Operasional Terhenti dan Defisit Rp1,5 Triliun
Aksi Repo Samuel Sekuritas Berlanjut di 2 Saham Ini, Cair Rp583,9M
Alexander Ramlie Borong 3,13 Juta Saham AMMN, Cek Harganya Hari Ini





