EmitenNews.com - Trisula International (TRIS) akan menggelar right issue Rp149,41 miliar. Itu dengan melepas 622.569.504 helai alias 622,56 juta lembar. Penerbitan saham baru itu dibekali dengan nilai nominal Rp100 per eksemplar.


Saham baru itu sebesar 16,54 persen dari modal disetor setelah pelaksanaan right issue. di mana, setiap pemegang 5 saham lama berhak atas 1 HMETD. Pemegang saham tidak mengeksekusi hak akan mengalami dilusi 16,54 persen. Saat bersamaan, perseroan menjajakan waran seri I maksimal Rp46,69 miliar. Jumlah waran seri I maksimal 155.642.375 helai alias 155,64 juta eksemplar. 


Waran Seri I diterbitkan menyertai saham baru yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham perseroan, dan/atau pemegang, dan eksekutor HMETD. Setiap pemegang 4 saham baru perseroan akan berhak atas 1 Waran Seri I dengan nilai nominal Rp100 per saham. Pemegang saham perseroan/pemegang Waran Seri I yang tidak melaksanakan waran setelah right issue dapat terdilusi maksimum 4,95 persen.  


PT Tritirta Inti Mandiri (TIM) sebagai pemegang 1,38 persen saham dari seluruh saham telah dikeluarkan perseroan, akan mengeksekusi hak dengan rincian sebagai berikut. Pertama, 8.669.074 HMETD akan diterima sesuai porsi kepemilikan saham dalam perseroan. Kedua, 529.680.609 HMETD akan dialihkan pemegang saham perseroan lain yaitu PT Inti Nusa Damai (IND), PT Trisula Insan Tiara (TNT), dan PT Karya Dwimanunggal Sejahtera (KDS) kepada TIM. 


Nah, TIM bertindak selaku pembeli siaga akan membeli sisa saham baru yang tidak diambil bagian dalam right issue maksimal 1.650.317 saham. Apabila setelah TIM melaksanakan HMETD, dan membeli sisa saham sejumlah tersebut di atas, masih terdapat tersisa saham tidak diambil bagian masyarakat, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan dari portepel.


Right issue untuk meningkatkan kinerja keuangan seiring dengan sinergi unit usaha baru (mebel dan furniture) dari Chitose Internasional (CINT) akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan usaha, dan nilai aset perseroan sehingga memberi nilai tambah bagi pemegang saham.


Dengan right issue itu, perseroan berharap menerima tambahan setoran modal dalam bentuk saham inbreng senilai Rp126 miliar, dan dalam bentuk uang tunai maksimal Rp23,41 miliar. Dana hasil right issue, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk akuisisi 35 persen saham Chitose milik TIM, dan untuk memperkuat modal kerja perseroan dan/atau anak usaha.


Transaksi tersebut untuk mengembangkan usaha, dan menetapkan visi perseroan untuk menjadi perusahaan garmen, tekstil, dan furniture terdepan. Meningkatkan laba di masa mendatang melalui peningkatan sisi pendapatan atau marjin laba. Menambah lini usaha dengan segmen usaha melengkapi kegiatan usaha saat ini untuk memberikan hasil maksimal, dan meningkatkan investasi aset berkualitas.


Nah, untuk memuluskan rencana itu, perseroan akan meminta restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Kamis, 13 Juli 2023 pukul 10.00 WIB di Trisula Center, Jalan Lingkar Luar Barat Blok A nomor 1, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. (*)