Anak Usaha WIFI, Lunasi Obligasi, dan Sukuk Ijarah Rp1,53 Triliun
:
0
Pengurus Weave kala mengikuti seremoni pencatatan obligasi di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Dok Weave
EmitenNews.com - Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), anak usaha Solusi Sinergi Digital alias Surge (WIFI), menuntaskan pelunasan pokok sekaligus pembayaran bunga terakhir atas Obligasi II Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A, serta pembayaran modal dan imbalan atas Sukuk Ijarah I Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A pada 20 Juli 2026 melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Seluruh pembayaran dilakukan secara tepat waktu kepada para pemegang efek tercatat sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sebagai wujud komitmen Perseroan dan anak usaha Perseroan dalam memenuhi kewajiban finansial kepada investor secara penuh dan tepat waktu.
Adapun nilai-nilai pelunasan telah diselesaikan meliputi: Obligasi II Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A dengan jumlah pokok, dan bunga obligasi Rp816,03 miliar. Lalu, Sukuk Ijarah I Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A dengan jumlah modal, dan imbalan sukuk ijarah Rp711,29 miliar.
Seluruh kewajiban senilai Rp1,53 triliun tersebut dipenuhi menggunakan dana internal Weave dari ketersediaan likuiditas kuat. Itu mencerminkan kondisi keuangan Weave sehat, arus kas terkelola dengan baik, dan kapasitas Weave dalam memenuhi seluruh kewajiban finansial secara tepat waktu tanpa kendala.
”Keberhasilan pelunasan itu, merupakan pembuktian komitmen kami untuk memenuhi setiap kewajiban kepada investor secara tepat waktu, mencerminkan fundamental keuangan Weave solid, kondisi likuiditas kuat, dan disiplin dalam pengelolaan keuangan,” tegas Direktur Surge Shannedy Ong.
Lebih lanjut, Shannedy Ong menambahkan Weave akan terus berfokus pada pengembangan bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan fondasi keuangan makin kuat, perseroan optimistis dapat terus mempercepat pengembangan infrastruktur digital nasional melalui ekspansi jaringan berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan, dan inovasi memberi nilai tambah bagi pelanggan.
”Kami percaya bahwa pertumbuhan usaha yang sehat, didukung tata kelola yang baik dan disiplin finansial, akan memperkuat daya saing Weave sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, investor, pelanggan, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.
Menyusul pelaksanaan pelunasan itu, terhitung sejak 20 Juli 2026, Obligasi II Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A dan Sukuk Ijarah I Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A telah berakhir masa berlakunya, dihapuskan dari pencatatan di Bursa Efek Indonesia, dan tidak lagi dapat diperdagangkan maupun dilaporkan melalui sarana perdagangan yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan berlaku.
Keberhasilan penyelesaian seluruh kewajiban ini semakin mempertegas dan memperkuat rekam jejak Surge maupun anak usaha perseroan sebagai emiten yang senantiasa memenuhi komitmen dalam menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia, memenuhi kewajiban kepada investor secara tepat waktu, serta menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten.
Selanjutnya, Surge dan seluruh anak usaha akan terus memperkuat struktur permodalan, menjaga kesehatan keuangan, meningkatkan kinerja operasional, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan yang positif, dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)
Related News
BlackRock Diisukan Borong Saham Emiten Hapsoro (RAJA), Segini Porsinya
Culture Festival TelkomGroup 2026, Perkuat Peran Penggiat Budaya
Danantara Umumkan 8 Mitra PSEL Tahap II, Empat Emiten Ini Tersorot!
Dua Komisaris Asing dari Emiten Grup Lippo Kompak Mundur!
Perusahaan Asal Jepang Ini Borong Saham BCIC
Saham Ini Loncat 205,83 Persen Usai BEI Buka Suspensi





