Anjlok Tajam, IHSG Kini Masuk Area Oversold Ekstrem
:
0
Monitor menampilkan perdagangan saham yang dominan merah. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mulai menunjukkan potensi technical rebound setelah mengalami tekanan jual besar dalam beberapa hari terakhir hingga membawa indeks masuk ke area jenuh jual ekstrem (extremely oversold).
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta menilai kondisi teknikal IHSG saat ini mulai memperlihatkan sinyal positif setelah berhasil menguji target “wave 5 / A alt.”.
“Berdasarkan analisa teknikal, IHSG sudah dalam kondisi extremely oversold dan menunjukkan positive divergence berdasarkan indikator RSI setelah berhasil menguji target wave 5 / A alt. Diharapkan fase pelemahan terbatas mulai terjadi,” ujar Nafan dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).
Nafan menjelaskan, kejatuhan IHSG belakangan ini membuat sejumlah saham berada di level valuasi yang sangat murah atau deeply undervalued. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu aksi beli bertahap (bottom fishing) oleh investor institusi domestik.
Menurutnya, investor seperti dana pensiun dan perusahaan asuransi berpeluang mulai melakukan akumulasi saham memanfaatkan harga diskon pasca aksi panic selling di pasar.
Secara teknikal, Mirae Asset memperkirakan level support IHSG berada di area 6.081 hingga 5.815, sementara resistance berada pada rentang 6.347 sampai 6.511.
Data perdagangan juga menunjukkan tekanan asing masih berlanjut. Tercatat, net foreign sell harian mencapai Rp508,11 miliar dengan akumulasi jual bersih asing sepanjang tahun berjalan sebesar Rp50,91 triliun. Adapun performa IHSG secara year to date (YTD) tercatat terkoreksi 29,51%.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut IHSG masih berada dalam tren koreksi setelah turun 3,54% ke level 6.094 dan menutup area gap yang sebelumnya terbentuk.
“Posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam,” tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.
MNC Sekuritas memperkirakan area koreksi lanjutan IHSG berpotensi menguji level 5.899 hingga 5.999. Adapun support IHSG diperkirakan berada di level 5.996 dan 5.899, sedangkan resistance berada pada area 6.318 hingga 6.459.
Related News
Danantara SDI Disiapkan Jadi Eksportir Komoditas Strategis
Harga Minyak Turun, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Menguat
BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045
Semakin Dekat ke 6.000, IHSG Kamis Terjun Bebas 3,54 Persen
Breaking: IHSG Kebakaran, Anjlok 3,33 Persen Sentuh Level 6.108,
Ratusan Relawan Manulife Indonesia Ramaikan Impact Week Perdana





