Harga Minyak Turun, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Menguat
:
0
Indeks saham Dow Jones Industrial Average , S&P 500 , dan Nasdaq Composite semuanya ditutup menguat.(Foto: Istimewa)
EmitenNews.com - Indeks saham Dow Jones Industrial Average , S&P 500 , dan Nasdaq Composite semuanya ditutup menguat dalam perdagangan di New York, didukung oleh penurunan harga minyak.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa harga minyak mentah Brent berjangka , harga minyak WTI berjangka , dan imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun semuanya bergerak turun, memengaruhi pasar.
Namun kenaikan harga saham di AS tersebut tergolong moderat, karena ketidakpastian yang kembali muncul terkait negosiasi AS-Iran yang membuat investor tetap waspada.
Nvidia mengalami penurunan, sementara saham-saham terkait komputasi kuantum termasuk IBM melonjak, dan CME Group FedWatch Tool menunjukkan peluang tertinggi bagi pertemuan FOMC bulan Desember untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75% hingga 4% .
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 276,31 poin, atau 0,55%, menjadi 50.285,66, rekor penutupan tertinggi. Indeks S&P 500 naik 12,75 poin, atau 0,17%, menjadi 7.445,72, sementara Indeks Nasdaq Composite bertambah 22,74 poin, atau 0,09%, menjadi 26.293,10.
Pembicaraan AS-Iran memicu pergerakan pasar sepanjang sesi perdagangan. Saham berada di bawah tekanan pada pagi hari setelah laporan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah memerintahkan larangan pengiriman uranium yang diperkaya ke luar negeri. Sentimen bergeser kemudian pada hari itu karena prospek kesepakatan diplomatik kembali menguat.
Harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun pada sore hari. Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun 2,32% menjadi $102,58 per barel, sementara kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun 1,94% menjadi $96,35.
Menurut Investing.com, imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,013 poin persentase menjadi 4,577%.
Di antara saham-saham individual, Nvidia turun 1,8%. Produsen chip tersebut melaporkan pendapatan kuartal pertama setelah penutupan sesi sebelumnya yang melampaui ekspektasi, tetapi investor mengharapkan kejutan yang lebih besar lagi.
Saham-saham komputasi kuantum melonjak setelah muncul kabar bahwa pemerintah AS akan memberikan subsidi untuk sektor tersebut. Saham IBM melonjak 12,4%(*).
Related News
Danantara SDI Disiapkan Jadi Eksportir Komoditas Strategis
Anjlok Tajam, IHSG Kini Masuk Area Oversold Ekstrem
BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045
Semakin Dekat ke 6.000, IHSG Kamis Terjun Bebas 3,54 Persen
Breaking: IHSG Kebakaran, Anjlok 3,33 Persen Sentuh Level 6.108,
Ratusan Relawan Manulife Indonesia Ramaikan Impact Week Perdana





