Arah Pasar Modal Indonesia dalam Inovasi Digitalisasi Teknologi dan Keberlanjutan
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, ketika meluncurkan slogan Aku Investor Saham di galeri BEI Selasa (22/8). Slogan Aku Investor Saham lebih menitikberatkan program pemahaman pasar modal kepada masyarakat. (Foto: KM)
Tren pengaplikasian teknologi AI untuk memberikan jawaban terhadap pilihan investasi juga telah dilakukan oleh investor di pasar modal global. Sebagai contoh, salah satu platform global Finder.com telah membuat perbandingan terhadap serangkaian pilihan saham yang direkomendasikan oleh Chat GPT mengungguli kinerja saham-saham yang direkomendasikan oleh manajer investasi di Inggris.
Bukan tidak mungkin bahwa nantinya pasar modal Indonesia tidak hanya dapat memanfaatkan kecanggihan AI, tetapi juga menciptakan AI-AI baru karena mampu berkembang lebih cepat daripada robot-robot artifisial tersebut.
Ke depannya Pasar modal Indonesia perlu untuk terus berinovasi dan beradaptasi yang disertai dengan dukungan teknologi yang semakin canggih dan terdigitalisasi. Semua ini bertujuan untuk menginspirasi minat generasi muda dalam berinvestasi, sembari tetap menjadi pilar penting dalam memajukan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Penulis : Komarudin Muchtar
Related News
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'
Memasuki 2026 Industri Otomotif Mulai Stabil
Wall Street Rebound, IHSG Cenderung Koreksi





