EmitenNews.com - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) membukukan aset sebesar Rp6,28 miliar pada kuartal I 2026, meningkat signifikan 69,7 persen dibandingkan posisi tahun 2025 sebesar Rp3,70 miliar. Aset tersebut terdiri atas aset lancar sebesar Rp4,82 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp1,45 miliar.

Dari sisi liabilitas, perseroan mencatatkan total liabilitas sebesar Rp14 miliar pada kuartal I 2026, naik 27,3 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp11 miliar. Liabilitas tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp13 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp774 juta.

Sementara itu, ekuitas perseroan masih mencatatkan defisiensi sebesar Rp8,02 miliar, meningkat 7,4 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp7,47 miliar.

Dari sisi kinerja operasional, hingga saat ini, perseroan juga belum membukukan pendapatan, seiring sahamnya yang masih disuspensi. Meski demikian, belum ada keterangan resmi apakah kondisi operasional turut terdampak oleh penghentian perdagangan saham tersebut.

Namun, dalam laporan kuartal I 2026, perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp551 juta, atau relatif stagnan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp550 juta.
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat sebesar Rp550 juta.

Meski demikian, dari sisi laba per saham menunjukkan perbaikan signifikan. Rugi per saham menyusut menjadi Rp0,10 per saham, membaik sekitar 92 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat rugi Rp1,25 per saham.