Bank Jago (ARTO) Tegaskan Komitmen ini
:
0
PT Bank Jago Tbk (ARTO) kala press conference Public Expose Live secara daring, Kamis (10/9). Foto: EmitenNews/Wafi
EmitenNews.com - PT Bank Jago (ARTO) kembali memaparkan pencapaian kinerja dan strategi bisnis perusahaan. Manajemen Bank Jago menekankan komitmen untuk menumbuhkan perusahaan secara berkelanjutan melalui inovasi produk, layanan perbankan, dan kolaborasi dengan ekosistem digital.
”Selama lebih dari lima tahun beroperasi dan bertumbuh, Bank Jago sebagai bank berbasis teknologi telah menghadirkan solusi keuangan digital yang fokus, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Kami melakukan dengan tetap menjaga fundamental, dan pertumbuhan bisnis perusahaan dengan sehat,” tutur Direktur Bank Jago Supranoto Prajogo.
Keberhasilan menjaga pertumbuhan sehat tercermin dari kinerja keuangan Bank Jago per semester I-2026 menunjukkan peningkatan jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK), dan kredit. Penyaluran kredit tercatat Rp26,6 triliun pada akhir Juni 2026, meningkat 24 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp21,4 triliun.
Bank Jago berupaya menjaga kualitas penyaluran kredit dengan baik terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross 0,8 persen, lebih rendah dibanding rata-rata NPL perbankan nasional. Total DPK mencapai Rp27,6 triliun, meningkat 23 persen dari posisi sama tahun lalu Rp22,4 triliun. Pencapaian itu, didorong 20,1 juta nasabah, mencakup 14,7 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago.
Pertumbuhan bisnis sehat, dan berkelanjutan turut mendorong total aset mencapai Rp41,4 triliun, dan laba bersih Rp189 miliar. Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) 28,4 persen, cukup untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. “Capaian positif itu, menjadi bukti model bisnis bank berbasis teknologi, dan kolaborasi dengan mitra ekosistem strategis yang kami bangun memiliki kekuatan, dan ruang pertumbuhan besar,” ucap Supranoto.
Beberapa kolaborasi Bank Jago dengan mitra ekosistem strategis, seperti ekosistem GoTo, dan Bibit-Stockbit, memudahkan nasabah terhubung langsung, dan seamless untuk menabung, bertransaksi, dan berinvestasi. Saat bersamaan kolaborasi itu, mendorong pertumbuhan nasabah Aplikasi Jago secara berkelanjutan. Kolaborasi Bank Jago dengan mitra penyaluran kredit ekosistem, platform digital, dan perusahaan pembiayaan, termasuk BFI Finance, membantu nasabah mendapat fasilitas pembiayaan, sekaligus menumbuhkan portofolio kredit Bank Jago dengan lebih cepat dan terukur.
Penyaluran kredit melalui partner terus menjadi motor utama bisnis pembiayaan Bank Jago. ”Kami berkomitmen terus menjalankan kolaborasi bisnis, dan penyaluran kredit yang telah terbangun baik selama lima tahun terakhir. Namun kami juga mengembangkan penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah melalui konsep pembiayaan yang bertanggung jawab untuk menjangkau segmen nasabah yang lebih luas,” tegas Supranoto.
Sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago selalu melakukan inovasi pada produk, dan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Tahun ini, Bank Jago menghadirkan beberapa pengembangan produk, layanan, dan fitur bermakna dan bermanfaat bagi nasabah.
Misalnya, fitur Rapor Kredit pada Aplikasi Jago yang membantu debitur memahami kesehatan finansialnya terkait pinjaman atau kredit, serta tampilan terintegrasi dalam Aplikasi Jago yang memungkinkan nasabah melihat seluruh portofolio investasi yang tersebar di berbagai platform ke dalam satu tab dan terhubung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Fitur-fitur ini melengkapi produk dan layanan perbankan pada Aplikasi Jago yang sudah ada, seperti fitur Kantong untuk memisahkan uang ke dalam berbagai pos sesuai tujuan, fitur Analisis Pengeluaran (Spend Analysis) yang memuat semua rincian pemasukan dan pengeluaran yang telah dikategorikan, serta koneksi yang seamless ke berbagai aplikasi digital lainnya.
Related News
Peringkat Terjun Bebas, Rasio NPL BJBR Mengkhawatirkan
Pasar Menggeliat, Penjualan Mobil Astra (ASII) Melenting 13 Persen
Gudang Garam (GGRM) Akui Bandara Dhoho Belum Kasih Cuan, Capex Distop
LAPD Mau Rights Issue dan Inbreng Saham, Minta Restu RUPSLB
VICI Tarik Pinjaman Rp270,65 Miliar, Alokasi Terbesar untuk ini
Rapor 1H26 Hijau, UVCR Mau Pacu Segmen B2B Makin Melesat





