EmitenNews.Com - Tean Analis Phillip Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa laju gerak IHSG pada perdagangan hari ini, Selasa (6/4/2021) diperkirakan berada di zona hijau atau Bullish dengan support di angka 5,908 dan resistance pada level 6,082.
“Indeks saham di Asia pagi ini Selasa (6/4) dibuka naik mengikuti pergerakan indeks saham di Wall Street semalam di mana DJIA dan S&P 500 mencatatkan rekor penutupan tertinggi didorong oleh data eknomi yang keluar solid sehingga menambah bukti bahwa pemulihan ekonomi AS semakin kuat. Data ISM Non-Manufacturing Index berada di level 63.7 bulan lalu, tertinggi dalam sejarah,” ungkap team Analis Phillips Sekuritas Selasa, (6/4/2021).
Optimisme atas prospek ekonomi AS juga di dorong oleh perkembangan positif dari program vaksinasi di mana rata-rata lebih dari 3 juta individu per hari menerima vaksin. Selain itu, penghapusan kebijakan pembatasan sosial serta dampak dari paket stimulus fiskal juga di yakini akan mempercepat laju pemulihan ekonomi AS.
Dengan melihat kondisi seperti ini, analis saham mulai merevisi ke atas estimasi kinerja keuangan 1Q21 para emiten. Musim laporan keuangan (earnings season) 1Q21 di As akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah dunia jatuh lebih dari 4% seiring dengan pudarnya harapan penurunan pasokan minyak global akibat tertundanya pembukaan kembali (reopening) ekonomi di Eropa, lonjakan kasus COVID-19 di India serta penambahan pasokan oleh Iran. Seperti di ketahui, OPEC+ pada hari Kamis lalu telah memutuskan untuk menaikkan volume produksi dari bulan Mei hingga bulan Juli. Iran yang dikecualikan dari pemangkasan produksi secara sukarela, juga berencana menambah volume produksi. “Untuk hari ini, investor menantikan keputusan suku bunga acuan oleh bank sentral Australia (RBA) dan rilis data Caixin Services PMI Tiongkok,” tandas Analis Phillip.
Untuk beberapa saham yang perlu dicermati adalah BSDE, BDMN dan SMDR.
BSDE Short Term Trend: Bearish
Medium Term Trend: Sideways
Trade Buy: 1,145
Target Price 1: 1,185
Related News
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi
Bursa Besok Libur, IHSG Hari Ini Dibuka Melorot 1,04 Persen ke 7.027
Sejumlah Komoditas Berikut Kini Dibatasi Impornya Demi Swasembada





