EmitenNews.com—PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) berencana menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue maksimal 1,98 miliar saham. Perseroan meyakini, pendapatan bisa bertumbuh 40%, selepas rights issue.

 

Perseroan telah mendapatkan pernyataan efektif rights issue dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 11 Januari 2023. Harga pelaksanaan aksi korporasi ini Rp 100 per saham, sehingga perseroan berpotensi meraih dana sekitar Rp 198 miliar. Dana ini bakal digunakan untuk membayar utang dan belanja modal ( capital expenditure / capex ).

 

"Pendapatan perseroan per September 2022 telah mencapai 96% dari target sepanjang tahun 2022," tulis manajemen Batavia Prosperindo Trans, Jumat (20/1/2023).

 

Manajemen BTPR menegaskan, rencana penambahan jumlah kendaraan penumpang pun sampai kini berjalan cukup baik. Hingga bulan berjalan Januari 2023, perseroan telah mengantongi komitmen konsumen untuk menyewa hampir 300 unit kendaraan. Selain itu, untuk menunjang penambahan pendapatan, perseroan menyediakan layanan logistik dan penyewaan harian.

 

Untuk pelayanan logistik, BPTR telah mendapatkan kepercayaan dari salah satu perusahaan berskala nasional. Adapun untuk penyewaan harian, BPTR memanfaatkan online platform dan sosial media, serta kemitraan dengan online marketplace lainnya.

 

"Pelaksanaan rights issue akan memperkuat struktur modal BPTR dan tentunya membuat rasio debt to equity (DER) di bawah 2 kali.