BBM Subsidi Batal Naik, Prabowo Kebut PLTS 100 GW
:
0
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai bertemu Presiden Prabowo Subianto memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan di tengah gejolak harga minyak dunia. (Foto : Setneg)
EmitenNews.com - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi tidak mengalami kenaikan di tengah gejolak harga minyak dunia. Kepastian ini disampaikan usai Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas percepatan proyek energi nasional.
Kebijakan menjaga harga energi bersubsidi tersebut diambil guna melindungi daya beli masyarakat Indonesia dari dampak ketegangan geopolitik global. Selain menahan harga, pemerintah juga memprioritaskan kecukupan pasokan BBM khusus bagi para nelayan nasional agar aktivitas perekonomian pesisir tetap berjalan.
"Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk dalamnya adalah LPG subsidi," jelas Bahlil Lahadalia usai pertemuan.
Bahlil melaporkan cadangan BBM, minyak mentah, dan LPG nasional saat ini berada aman di atas standar minimum. Di saat yang sama, pemerintah mempercepat transisi energi bersih dengan menyiapkan peluncuran groundbreaking tahap pertama untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt.
Pada sektor pemerataan energi domestik, program listrik desa dilaporkan telah menjangkau lebih dari 1.400 desa hingga tahun 2025 dari total 11.000 desa yang sebelumnya belum teraliri listrik. Sementara dari sisi penerimaan negara, Kemenperin dan Kementerian ESDM memfokuskan penataan sektor pertambangan mineral guna mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).(*)
Related News
Lindungi Masa Depan, Allianz Life Indonesia Sodorkan ini
BUMA Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda melalui BUMA School
Tutup Perdagangan Oktober IHSG Turun ke 5.057, Market Cap Rp8.882,5T
Pandu Sjahrir-Supra Sekuritas (SS) dan Paramita Bangun Sarana (PBSA)
Sesi I Tertekan, IHSG Terjun 1,29 Persen ke 5.032
Hana Bank Dorong Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi Global





