Begini Peringkat Obligasi Medco Energi (MEDC) Rp5T
Logo usaha Medco Energi.
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idAA- terhadap rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahun 2025 milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
Total nilai obligasi mencapai maksimal Rp5 triliun, dengan tahap awal senilai Rp1 triliun yang akan segera diterbitkan.
Dana yang diperoleh dari obligasi ini akan digunakan untuk refinancing atau pembiayaan kembali utang perusahaan.
Bersamaan dengan itu, PEFINDO juga menegaskan peringkat idAA- untuk MEDC dan obligasi yang masih beredar.
Prospek peringkat tersebut dinilai stabil, mencerminkan kekuatan fundamental perusahaan.
Peringkat ini mencerminkan diversifikasi aset MEDC, serta tingginya kontribusi pendapatan dari penjualan gas berkontrak harga tetap, yang mendukung visibilitas arus kas perusahaan.
Selain itu, manajemen operasional yang baik juga menjadi faktor penopang peringkat.
Namun, peringkat ini juga dibatasi oleh profil keuangan yang moderat, serta risiko inheren dari sektor komoditas dan paparan terhadap risiko transisi energi.
PEFINDO menyebutkan bahwa peringkat bisa ditingkatkan jika MEDC mampu secara konsisten menurunkan utang (deleveraging) dan mempertahankan leverage keuangan di bawah 2x (di luar segmen pembangkit listrik), sambil memperpanjang umur cadangan migasnya.
Sebaliknya, peringkat berpotensi turun jika terjadi peningkatan utang tanpa dukungan penguatan profil bisnis, atau bila harga komoditas turun jauh dari proyeksi sehingga memengaruhi pendapatan dan profitabilitas.
MEDC merupakan perusahaan energi dan sumber daya alam terintegrasi yang fokus pada tiga lini utama: eksplorasi dan produksi minyak & gas (E&P) di Indonesia, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara; pembangkit listrik; serta pertambangan.
Pada tahun 2024, pendapatan MEDC berasal dari:
Minyak dan gas: 62,65%
Perdagangan: 28,40%
Pembangkit listrik: 8,60%
Lain-lain: 0,70%.
Komposisi pemegang saham MEDC per akhir 2024 terdiri dari:
PT Medco Daya Abadi Lestari: 51,65%
Diamond Bridge Pte Ltd: 21,54%
PT Medco Duta: 1,30%
Manajemen: 1,50%
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





