Begini Strategi Bank MEGA Tingkatkan Pertumbuhan Ritel
:
0
Direksi dan KOmisaris Bank Mega (MEGA) ketika melaksanakan RUPS
EmitenNews.com - PT Bank Mega Tbk (MEGA) menargetkan total sales volume kartu kredit dapat tumbuh 15 hingga 20 persen di 2024.
Wakil Direktur Utama MEGA Diza Larentie mengungkapkan pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh sektor ritel dan travel masing-masing 17 persen dan 13 persen.
"Sektor retail masih mendominasi transaksi kartu kredit Bank Mega," katanya dalam siaran pers Minggu (25/2/2024).
Adapun untuk menggenjot pertumbuhan tersebut, perseroan kembali menggandeng PT. Antavaya Tour & Travel untuk mengadakan Mega Travel Fair, yang merupakan salah satu kegiatan terbesar di bidang tour & travel dengan berbagai penawaran diskon yang sangat menarik berupa paket wisata, tiket pesawat, akomodasi / hotel dan juga cruise yang dilaksanakan di Mall of Indonesia, Jakarta dan berlangsung sejak dari hari Senin 19 Februari 2024 hingga Minggu 25 Februari 2024.
Dia menyebut target transaksi dari gelaran ini adalah sales volume sebesar Rp75 miliar.
“Target ini lebih turun dari gelaran tahun lalu, karena jumlah travel fair kali ini lebih sedikit di kala waktu yang mepet dengan pemilu dan menjelang bulan Ramadan," kata dia.
Upaya ini juga selaras dengan target Bank Mega menumbuhkan sales volume transaksi kartu kredit sampai akhir tahun sebesar 15-20% secara tahunan.
Pada penyelenggaraan kali ini, Bank Mega mengadakan talk show bertema “Rencanakan Kuliah Sambil Wisata di Luar Negeri” dengan menggandeng Edlink Connex yang merupakan international education consultancy group dengan beragam layanan yang dimiliki untuk membantu para calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri.
Bank Mega mempersembahkan acara ini bagi para nasabah yang saat ini sedang mempersiapkan anaknya untuk melanjutkan pendidikannya ke luar negeri agar dapat memperoleh informasi pendidikan yang lengkap.
Direktur Eksekutif Edlink, Connex Nancy Sudarmo yang juga merupakan salah satu pembicara mengatakan bahwa Edlink memiliki kerjasama dengan berbagai universitas ternama di berbagai negara, seperti misalnya Australia, Singapura dan Malaysia, sehingga masyarakat dapat memiliki berbagai pilihan tujuan negara.
Related News
CDIA Catat EBITDA Q1-2026 Tembus USD14,1 Juta, Ditopang Ekspansi Aset
DFS Venture Singapore Cabut Dari SONA, Diambilalih Jonathan Tahir
Pendapatan WIKA Beton Rp677M di Kuartal I 2026, Tunjuk Corsec Baru!
TBIG Siap Terbitkan Global Bond Rp15,6 Triliun, Minta Restu RUPS Juni
BYD Produksi 30 EV Termahal di Dunia, Harga Rp46 M, Satu Terjual
Kinerja Moncer di Q1 2026, DKFT Kantongi Laba Tumbuh 72 Persen





