BEI Akhirnya Gembok Saham Soraya Berjaya (SPRE)
Gambar emiten SPRE pada IPO
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE).
"Penghentian sementara perdagangan Saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) pada perdagangan tanggal 26 Juli 2024," demikian pernyataan BEI dalam laman pengumuman BEI Peng-SPT-00066/BEI.WAS/07-2024, tertanggal 25 Juli 2024.
Suspensi saham SPRE dilakukan karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham SPRE. BEI menilai, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara.
Penghentian sementara perdagangan saham SPRE dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SPRE.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," imbau BEI dalam pengumumannya.
Adapun saham SPRE pada perdagangan kemarin, Kamis (25/7/2024), tercatat berada pada posisi Rp340 per saham, dalam sepekan, saham SPRE tercatat naik 23,19%.
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





