BEI Buka Data Saham Kepemilikan Jumbo oleh Segelintir Investor (HSC)
Gedung Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai merilis data kepemilikan saham atas Perusahaan Tercatat yang terkonsentrasi pada sejumlah kecil pemegang saham pada Kamis, (2/4/2026).
Data tersebut disajikan berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat
"Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal," demikian tertulis di bagian akhir pengumuman yang diteken Direktur Bursa Efek Indonesia, Kristian S Manullang dan Direktur Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Eqy Essiqy itu.
Hingga berita ini ditulis, berikut data kepemilikan saham atas Perusahaan Tercatat yang terkonsentrasi pada sejumlah kecil pemegang saham periode 31 Maret 2026 berdasarkan pengumuman BEI pada Kamis (2/4/2026):
1. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) sebesar 95,47%
2. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebesar 99,77%
3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar 97,31%
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 95,76%
5. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) sebesar 95,35%
6. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK) sebesar 99,85%
7. PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) sebesar 98,35%
8. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) sebesar 97,75%
9. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) sebesar 95,94%
Sebagai bagian dari reformasi transparansi, pasar modal Indonesia mengadopsi praktik terbaik global yang diterapkan oleh Hong Kong Exchanges and Clearing
(HKEX). HSC merupakan pengumuman kepada publik terkait data kepemilikan saham atas Perusahaan Tercatat yang terkonsentrasi pada sejumlah kecil pemegang
saham.
Informasi terkait saham yang terindikasi memiliki HSC tersedia di website BEI (https://www.idx.co.id/id/berita/pengumuman/) dengan keyword “Konsentrasi Kepemilikan Saham yang Tinggi”.
Sebelumnya, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat mengemukakan bahwa pengumuman HSC dilakukan untuk meningkatkan transparansi informasi dan pelindungan investor.
Related News
Genjot Transaksi, KISI Promo Margin Bunga 3 Persen Gratis Pindah Saham
CIMB Niaga Sabet Most Trusted Financial Brand Awards 2026
IHSG Ambles 2,19 Persen Usai Reli Awal April, Sektor Ini Terjun Bebas
IHSG Sesi I (2/4) Berlanjut Turun 1,25 Persen ke 7.094
Jelang Long Weekend, IHSG Dibuka Anjlok ke 7.120
Konflik Surut, Investor Merangsek Pasar





