EmitenNews.com - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) optimis kembali membukukan laba bersih sebesar Rp150 -200 miliar sepanjang tahun 2022. Hal itu ditopang hasil dengan pendapatan sebesar Rp600-700 miliar.

 

Investor Relation BEST, Sri menjelaskan permintaan lahan industri sudah mulai kembali pulih sejak kuartal IV 2021, seiring dengan meredanya pandemi covid-19.

 

“Permintaan lahan industri sudah pulih, sehingga kuartal I 2022 kami sudah menjual 8 hektar lahan industri atau 40 persen dari target penjualan lahan industri sepanjang tahun 2022 seluas 20 hektar,” jelas Sri dalam paparn publik hari ini Selasa(24/5).

 

Ia melanjutkan, dari hasil penjualan lahan industri tersebut dapat menopang pendapatan kuartal I 2022 sebesar Rp73,881 miliar. Sedangkkan, laba bersih sebesar Rp13,285 miliar atau membaik dibanding kuartal 1 2021 yang mengalami rugi  bersih Rp54,757 miliar.

 

“Untuk sepanjang tahun 2022 kami targetkan penjualan seluas 20 hektar dengan harga jual Rp2,7-,3,5 juta per meter maka pendapatan tahun 2022 ditaksir Rp600-700 miliar dengan laba bersih Rp150-200 miliar,” terang dia.