EmitenNews.com - Asia Pacific Investama (MYTX) paruh pertama 2026 membukukan laba bersih Rp57,95 miliar. Melambung 491,02 persen dari episode sama tahun lalu minus senilai Rp14,82 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar melejit menjadi Rp7,48 dari sebbelumnya tekor Rp1,91.

Penjualan bbersih Rp508,21 miliar, melonjak 3,6 persen dari posisi sama tahun lalu Rp490,55 miliar. Beban pokok penjualan Rp510,19 miliar, bengkak dari fase sama tahun lalu sejumlah Rp485,61 miliar. Rugi kotor terkumpul Rp1,97 miliar, drop 139,95 persen dari periode sama tahun sebelumnya surplus Rp4,93 miliar.

Beban penjualan Rp6,3 miliar, bertambah dari Rp5,88 miliar. Beban umum dan administrasi Rp6,73 miliar, susut dari Rp7,69 miliar. Keuntungan selisih kurs Rp99,92 miliar, meroket 1.133 persen dari Rp8,1 miliar. Penghasilan lain-lain Rp2,1 miliar, anjlok dari Rp12,69 miliar.

Laba usaha Rp87 miliar, melesat 616,05 persen dari Rp12,15 miliar. Biaya keuangan Rp26,89 miliar, turun dari Rp27,49 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp60,11 miliar, melejit dari minus Rp15,34 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp60,11 miliar, melambung 491,85 miliar dari tekor Rp15,34 miliar.

Total defisiensi modal Rp546,95 miliar, susut dari Rp581,86 miliar. Defisit Rp3,39 triliun, berkurang dari Rp3,45 triliun. Jumlah liabilitas Rp4,05 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp3,92 triliun. Total aset Rp3,5 triliun, melesat dari akhir 2025 senilai Rp3,34 triliun. (*)