Bergerak Liar, BEI Telisik Loncatan Transaksi Saham Bank Maspion (BMAS)
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham Bank Maspion Indonesia (BMAS). Saham Bank Maspion saat ini mengalami peningkatan harga di luar kebiasaan alias Unusual Market Activity (UMA).
UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan bidang pasar modal. Informasi terakhir Bank Maspion pada 7 Desember 2021 melalui website BEI mengenai laporan bulanan registrasi pemegang efek.
“Menyusul UMA atas perdagangan saham Bank Maspion, BEI meminta investor memperhatikan jawaban bank milik pengusaha Alim Markus tersebut atas permintaan konfirmasi bursa,” tutur Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, di Jakarta, Jumat (17/12).
Selain itu, BEI juga menghimbau investor mencermati kinerja Bank Maspion, keterbukaan informasi, dan mengkaji kembali rencana corporate action apabila belum mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Selanjutnya, investor juga harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (*)
Related News
Investor DEWA Lepas 400 Juta Saham Senilai Rp232,4 Miliar Harga Bawah
BTN Kelar Transaksi Rp5,56 Triliun, Ini Performa BBTN dalam Setahun
Gelontorkan Rp22,36 Miliar, HP Capital Kuasai 8,36 Persen Saham INTA
Danantara AM Alihkan 54 Juta Saham ADHI Kepada BP BUMN
Didukung Penerapan AI, IOTF Incar Pertumbuhan Double Digit Pada 2026
Harga RMKO Terbang Ratusan Persen, Pengendali Raup Rp15 Miliar





