Berlabel HSC, HATM Sodorkan Private Placement 800 Juta Lembar
:
0
Salah satu armada Habco Trans Maritima tengah bersandar. FOTO - Dok HATM
EmitenNews.com - Habco Trans Maritima (HATM) akan menggeber private placement maksimal 800 juta lembar. Penerbitan saham baru itu, dibalut nilai nominal Rp50. Pengeluaran saham anyar setara 9,22 persen tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan.
Hajatan itu, akan digelar dalam tempo dua tahun sejak mendapat restu investor. Izin dari para pemodal akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 21 Agustus 2026. Periode aksi korporasi itu, tepatnya sejak 21 Agustus 2026 sampai 20 Agustus 2028.
Dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan berlaku, seluruh dana hasil private placement, setelah dikurangi biaya-biaya, untuk belanja modal yaitu menambah aset berupa armada kapal, dan/atau pembayaran pinjaman bank, dan/atau modal kerja. Penggunaan dana dapat berubah, dan disesuaikan kebutuhan dana perseroan.
Penguatan Struktur Modal
Aksi korporasi tersebut, sebagai bagian dari upaya penguatan struktur permodalan. Itu seiring pertumbuhan kegiatan usaha, perseroan butuh struktur modal lebih kuat, dan sehat guna menjaga stabilitas keuangan serta meningkatkan kapasitas pendanaan. So, tindakan itu untuk memperkuat fondasi keuangan guna mendukung pertumbuhan, dan nilai jangka panjang bagi investor.
Private placement itu, akan membawa konsekuensi dilusi kepemilikan saham maksimal 8,44 persen. Saham baru tersebut akan diserap Multi Sarana Nasional (MSN). Sebagai pihak terafiliasi, MSN melihat potensi pertumbuhan di masa mendatang, dan meyakini dapat mengakselerasi pertumbuhan tersebut, sehingga dapat memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Berlabel HSC
HATM merupakan salah satu dari 51 emiten berstatus konsentara kepemilikan saham yang tinggi atau high shareholding concentration (HSC). Berdasar data struktur kepemilikan per 30 Juni 2026, sejumlah pemegang saham tertentu menguasai 96,09 persen dari total transaksi saham HATM.
Informasi tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi bersama Nomor Peng-00015-HSC/BEI.WAS/07-2026 dan KSEI-4628/DIR/0726, tertanggal 1 Juli 2026. Berdasar pengumuman itu, Direktur BEI Yulianto Aji Sadono dan Direktur KSEI Eqy Essiqy menyatakan perhitungan dilakukan menggunakan metodologi tertentu.
BEI juga menyatakan bahwa pengumuman ini tidak serta merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal. (*)
Related News
ASII Buru Izin Investor, Geber Program MSOP Segini
Aksi Sri Tahir Sebelum MPRO Sandang Jawara HSC
Hasil Bersih IPO Medela Potentia (MDLA) Rp635M, Cek Peruntukannya
Ramai-ramai Petinggi Bank Jatim Tambah Kepemilikan Saham, Cek Datanya
Dapat Tugas Lain, Direktur Hasnur Internasional (HAIS) Ini Undur Diri
KMTR Pasang Badan Jamin Utang Sindikasi US$200 Juta Anak Usaha





