Biaya Pokok Penjualan Bikin Laba Dharma Satya Nusantara (DSNG) Turun 44%
:
0
EmitenNews.com -Emiten sawit milik pengusaha TP Rachmat, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mengumumkan bahwa kinerjanya per 30 September 2023, mengalami penurunan laba bersih hingga sebesar 44% menjadi Rp 504 miliar dan penurunan EBITDA sebanyak 24% menjadI Rp 1,6 triliun. Karena kenaikan biaya pokok penjualan.
DSNG membukukan pendapatan kuartal III-2023 sebesar Rp 6,6 triliun, relatif sama dengan periode tahun lalu. Segmen kelapa sawit masih menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan dengan menyumbang 88% dari total pendapatan atau setara dengan Rp 5,8 triliun, naik 7% dibandingkan pendapatan kelapa sawit pada periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini didorong oleh peningkatan produksi CPO yang mengalami kenaikan sebesar 7,5% secara YoY, yang dipicu oleh membaiknya produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) Perseroan, khususnya pada kuartal ketiga tahun ini. Pada sembilan bulan pertama tahun ini, produksi TBS DSNG naik 5,5% dibandingkan tahun lalu, sedangkan secara kuartalan, baik kebun inti maupun plasma mengalami peningkatan produktivitas yang signifikan, dengan kenaikan sebesar 14,5% untuk kebun inti dan 16,4% untuk plasma.
Produksi CPO, Palm Kernel (PK) dan Palm Kernel Oil (PKO) DSNG juga mengalami peningkatan, masingmasing sebesar 11%, 13%, dan 11%. Selain itu, OER pun menunjukkan peningkatan dari 22,84% pada Q2 2023 menjadi 23,50% pada Q3 2023, meskipun dibandingkan tahun sebelumnya OER hingga September tahun 2023 lebih rendah 0,5%.
Harga rata-rata penjualan (average selling price/ASP) CPO juga lebih baik pada tahun ini senilai Rp 11,5 juta/ton.
Related News
3 Saham Termasuk Milik Emiten Raffi–Nagita, Masuk Radar Merah Bursa!
Badai GOTO, Investor Makin Sulit Kabur
Jebol Gocap! Harga Rp1 Berlaku, GOTO Anjlok 14% ke Rp43
ARA Brutal, BEI Bungkam Saham TRUK
DRMA Perkuat Positioning Global, Begini Caranya
Kawal Momentum, MBMA Optimistis Jalani Semester II





