Bidik Sumber Revenue Baru, ROTI Ubah Limbah Jadi Tepung Pakan Ternak
:
0
Ilustrasi produk Sari Roti
EmitenNews.com - Emiten industri roti dan kue, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melakukan diversifikasi usaha ke bisnis industri makanan hewan. Sisa produksi yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah kini justru akan dimanfaatkan sebagai peluang bisnis baru.
Dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/4/2026), manajemen ROTI mengungkap rencana akan mengolah produk yang tidak terjual dan gagal produksi menjadi tepung pakan ternak sebagai lini usaha baru di luar bisnis utamanya.
Langkah ini akan dilakukan melalui penambahan kegiatan usaha di bidang industri ransum makanan hewan, yang mencakup produksi pakan untuk ternak, unggas, hingga ikan.
Menurut Manajemen ROTI, memanfaatkan produk gagal produksi dan tidak terjual tidak hanya menekan limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari produk yang sebelumnya tidak menghasilkan.
Lebih dari itu, pemanfaatan roti sebagai bahan baku juga dinilai bisa menjadi alternatif pengganti jagung, sekaligus menyediakan sumber energi dan protein nabati dengan biaya lebih efisien bagi industri peternakan.
Dengan pendekatan ini, ROTI tidak sekadar ekspansi bisnis, melainkan juga masuk ke konsep ekonomi sirkular yang makin relevan di tengah dorongan efisiensi dan keberlanjutan.
Analisis kelayakan usaha
Untuk memastikan langkah ini bukan sekadar eksperimen, Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis Hamid & Rekan (KJPP HRR) sebagai penilai independen.
Hasilnya, rencana ini dinilai layak dari sisi pasar, teknis, hingga finansial.
Meski demikian, kontribusi awalnya dinilai masih relatif kecil. Pada 2026, lini usaha ini diproyeksikan menyumbang sekitar 1,1% terhadap total pendapatan Perseroan. Namun, langkah ini membuka pintu bagi potensi bisnis baru berbasis efisiensi dan inovasi produk.
Related News
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD
Ikut Arahan Danantara, PTBA Bubarkan Bisnis Properti
Hasnur Shipping (HAIS) Kemas Pendapatan Rp221M di Kuartal III 2026
Investasi Perdana Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Nyaris Rp1M





