EmitenNews.com - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp117,19 miliar atau Rp50 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (27/4).

Nilai tersebut setara 88,63 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp139,21 miliar.

Adapun, harga saham BOLT bertengger di level Rp940 pada perdagangan Senin (27/4), dividen tersebut terindikasi yield atau imbal hasil sebesar 5,32 persen.

Direktur BOLT Anthony Wijaya menyampaikan bahwa sebesar 5 persen dari laba bersih atau Rp6,61 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Sementara Rp8,41 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.

Perseroan mencatatkan kinerja pada kuartal I-2026, penjualan bersih meningkat 14,58 persen, sementara laba bersih naik 36,26 persen.

Sebagai informasi, sebelumnya Perseroan sempat merencanakan pembagian dividen interim sebesar Rp25 per saham untuk tahun buku 2025. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah BOLT menyatakan belum memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00077/BEI/09-2021 terkait pelaksanaan dividen interim.

Direktur BOLT Anthony Wijaya mengatakan, “Perseroan memutuskan melakukan pembatalan pembagian dividen interim yang telah disampaikan dikarenakan belum memenuhi ketentuan.”

Hal ini menandakan dividen tunai BOLT tidak terpotong adanya dividen interim sebelumnya. Adapun, mengenai tanggal atau jadwal dividen akan diumumkan lebih lanjut perseroan di masa mendatang.