EmitenNews.com - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading dalam proses mendaftarkan ribuan siswa sekolah sepak bola (SSB) di bawah naungan Generasi Emas Anak Sekolah Sepak Bola Indonesia (GAES). Targetnya adalah seluruh siswa SSB dan pengurusnya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 


”Agar seluruh pemain sepak bola sejak usia dini terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapat perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan saat mendapat risiko pada saat bertanding atau pun berlatih,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading Ivan Sahat H Pandjaitan.


Menurut Ivan, akuisisi terhadap siswa SSB berawal dari kegiatan sosialisasi di acara Jambore Sepak Bola Usia Dini di GOR Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, belum lama ini. Di sela kegiatan tersebut pihaknya memberikan literasi atau  pemahaman tentang program BPJS Ketenagakerjaan kepada para official SSB di acara GAES.


”Yang perlu diketahui saat ini pemerintah melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat memberikan perlindungan terhadap para pekerja olahraga termasuk yang dari usia dini,” ungkap Ivan. Menurut Ivan, para pegiat, atlet, peserta minat bakat klub olahraga sebaiknya memanfaatkan sebesar-besarnya fasilitas tersebut. 


”Sebab aktivitas olahraga seperti sepak bola ini tergolong berisiko tinggi cedera. Nah dengan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, peserta akan dipenuhi berapa pun biaya kebutuhan medisnya selama pemulihan sampai sembuh dan sampai mampu beraktivitas kembali,” kata Ivan. Tidak hanya di tempat pertandingan atau latihan saja, program BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan perlindungan peserta dalam perjalanan berangkat atau pulang.


Menariknya, menurut Ivan perlindungan tersebut bisa didapatkan cukup mendaftar dengan dua program dasar yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran per bulan Rp16.800. Menurut Ivan, dari acara Jambore Sepak Bola Usia Dini Proses pihaknya mendata dan dalam proses mendaftar 1.730 peserta dari perwakilan SSB dari berbagai daerah.


Selain itu di acara tersebut pihaknya juga memberikan bantuan sponsorship dan membuka stan layanan BPJS Ketenagakerjaan.  Menurut Ivan, dengan terlindunginya seluruh peminat bakat olahraga sejak usia dini dengan program BPJS Ketenagakerjaan maka akan menghasilkan banyak atlet bibit unggul. 


”Tentunya mereka yang sudah terlindungi akan lebih totalitas dalam berlatih sehingga akan banyak mencetak atlet-atlet yang berprestasi baik tingkat daerah, tingkat nasional, bahkan nantinya akan mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia dalam prestasi di tingkat internasional,” cetus Ivan. (*)