BRIN Sebut Teknologi Pengemasan Tingkatkan Nilai Tambah Makanan Tradisional
:
0
EmitenNews.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan teknologi pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah olahan pangan termasuk makanan tradisional sehingga bisa semakin beredar di pasaran.
"Kategori yang sudah kami kembangkan selama ini, yaitu proses thermal konvensional," kata peneliti Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN Aldicky Faizal Amri dalam keterangan yang diakses di laman resmi BRIN di Jakarta, Jumat (5/8).
Dalam proses pengemasan makanan dan minuman dalam kemasan, ada beberapa kategori seperti proses thermal konvensional, aseptik, proses thermal modern, dan non-thermal modern.
Aldicky menuturkan teknologi proses thermal konvensional berpusat pada pemanfaatan riset sterilisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Teknologi tersebut berfungsi untuk melindungi bahan pangan segar dan pangan olahan dari penyebab kerusakan secara fisik, kimia, dan mekanis.
Related News
Sepekan Jelang Rebalancing, MSCI Hentikan Indeks Khusus
AIA Syariah Resmi Beroperasi, Perluas Akses Perlindungan Keluarga
Optimisme AS-Iran Ikut Kerek Harga Emas Domestik
Emas Bangkit dari Level Terendah Pascanegosiasi AS dan Iran
Pemilu Parlemen AS Berpotensi Balikkan Emas Jadi Safe Haven
Kontrak Berjangka AS Menguat Tipis Jelang Pemilu Parlemen





