Bukan Cuma Jago Cetak Gol, Ini Manuver Lionel Messi di Pasar Modal
:
0
Bukan Cuma Jago Cetak Gol, Ini Manuver Lionel Messi di Pasar Modal. Dok. Forbes
EmitenNews.com - Musim Piala Dunia kembali dihelat. Di tahun 2026 ini, tim nasional Argentina yang berstatus sebagai juara bertahan FIFA World Cup 2022 sudah dipastikan kembali menurunkan sang kapten andalan, Lionel Messi.
Kehadirannya di turnamen ini menjadi sebuah tontonan monumental sekaligus pengingat akan satu hal yang pasti. Kehidupan seorang atlet pada dasarnya adalah sebuah perlawanan tragis menghadapi waktu. Tidak peduli seberapa magis sentuhan seorang pemain di atas lapangan, tubuh manusia menyimpan batas kedaluwarsa yang tidak bisa dinegosiasikan.
Messi memahami realitas eksistensial ini sejak sangat dini. Kisahnya bermula di jalanan Rosario di Argentina saat ia harus berjuang melawan defisiensi hormon pertumbuhan (Growth Hormone Deficiency/GHD). Ujian medis tersebut bukan sekadar hambatan fisik, melainkan sebuah pelajaran berharga paling awal bahwa tubuh manusia sungguh rapuh. Menyemarakkan Piala Dunia 2026, ada kisah menarik yang jarang disorot di dunia pasar modal.
Messi Gandakan Aset di Lantai Bursa
Lionel Messi, pada puncak kariernya, ia memang menerima kompensasi upah dan sponsor yang luar biasa masif. Namun jika kita menelusuri situasinya lebih dalam, predikat bergaji tertinggi di dunia sepakbola profesional sekalipun hanyalah sebuah sangkar emas. Ia tetaplah seorang pekerja yang menyewakan masa mudanya kepada para pemilik modal. Karena kesuksesan finansial sejati adalah membebaskan diri dari ketergantungan pada otot dan sendi, lalu menerjemahkan nama besarnya menjadi kepemilikan atas alat produksi bisnis yang abadi.
Bagi kebanyakan figur super kaya, membeli rumah mewah atau hotel megah adalah cara termudah untuk memamerkan status sosial. Pendekatan tersebut murni merupakan tindakan konsumsi yang memanjakan ego semata. Messi memilih jalan yang jauh lebih sunyi namun sangat rasional.
Pada penghujung tahun 2024, ia mengambil langkah berani dengan membawa entitas propertinya yang bernama Edificio Rostower Socimi melantai di bursa saham alternatif Spanyol melalui penawaran saham perdana (IPO). Publik dan investor menyambutnya dengan nilai kapitalisasi pasar pembukaan mencapai 223 juta Euro.
Keputusan ini sangat menarik karena ia menggunakan struktur hukum bernama SOCIMI. Di ekosistem pasar modal Indonesia, instrumen tata kelola ini sangat identik dengan Dana Investasi Real Estat atau DIRE. Mekanisme ini menghimpun dana investor khusus untuk mengelola aset properti agar menghasilkan aliran pendapatan sewa yang stabil.
Keputusan korporasi ini membuktikan bahwa hotel butik di Barcelona atau kawasan logistik di Sitges tidak lagi ia pandang sebagai monumen kebanggaan pribadi. Properti tersebut telah diubah menjadi alat produksi finansial yang hidup dan tunduk pada disiplin pasar. Struktur ini memberikan keuntungan legal berupa perisai pajak penghasilan dengan syarat perusahaan rutin membagikan dividen kepada pemegang saham. Messi pada hakikatnya sedang mengubah keringat masa lalunya menjadi wujud beton dan lembar saham yang kebal terhadap gempuran inflasi maupun penuaan fisik.
Membeli Tiket Masa Depan Lewat Ekosistem Modal Ventura
Related News
BYD Rilis Sedan Premium Pesaing Toyota Crown Rp600 Jutaan
Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026, Milik Shakira yang Menggairahkan
Polri Buka Diri Ajak Nobar Piala Dunia 2026, di Mabes Sampai Polsek
BYD Luncurkan SUV PHEV Terbaru 6 Kursi, Jangkauan Baterai 400 KM
Jangan Lewatkan Promo Belanja dan Wisata Program BINA Holiday 2026
Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta, Ini Tugas Berat Shin Tae-yong





