Bunga Menarik, ENRG Mulai Tawarkan Obligasi Rp1,15 Triliun
Aktivitas eksplorasi Blok Sengkang besutan Energi Mega Persada. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Energi Mega Persada (ENRG) menerbitkan obligasi senilai Rp1,15 triliun. Surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan I dengan target Rp4 triliun. Dan, dari jumlah tersebut, emiten Bakrie Group tersebut telah menawarkan tahap II senilai Rp500 miliar.
Nah, obligasi berkelanjutan I tahap II kali ini ditawarkan Rp1,15 triliun dalam dua seri. Seri A sebesar Rp280,40 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,50 persen per tahun, berdurasi tiga tahun. Seri B senilai Rp869,80 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,60 persen per tahun, berjangka waktu 5 tahun.
Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Bunga pertama akan dibayarkan pada 13 Mei 2026, sedang bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi akan dibayar pada 13 Februari 2029 untuk seri A, dan 13 Februari 2031 untuk obligasi Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.
Seluruh dana hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 73,69 persen untuk memberikan pinjaman kepada Imbang Tata Alam (ITA). Selanjutnya, oleh ITA akan digunakan untuk membayar seluruh pokok utang beserta bunga kepada Bank Mandiri. Sekitar 11,11 persen untuk memberikan pinjaman kepada EMA.
Selanjutnya, oleh EMA untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri. Lalu, sisanya akan digunakan perseroan, dan anak usaha untuk modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha perseroan, dan anak usaha. Dengan demikian, jadwal obbligasi menjadi sebagai berikut.
Masa penawaran umum pada 9-10 Febbruari 2026. Tanggal penjatahan pada 11 Februari 2026. Penembalian uang pemesanan pada 13 Februari 2026. Distribusi obligasi secara elektronik pada 13 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Februari 2026. (*)
Related News
Mitra Tirta Buwana (SOUL) Optimistis Bidik Pertumbuhan Agresif di 2026
PYFA Caatat Penjualan 2025 Senilai Rp2,76 Triliun
Sepanjang 2025, Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru Rp12,52 Triliun
Rights Issue BAJA Disetujui, Mayoritas Dana untuk Lunasi Utang
Perluas Bisnis, BUAH Bidik Perdagangan Daging Ayam Olahan
Saham BSA Logistics Resmi Kantongi Status Efek Syariah





