EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan. Kondisi tersebut mengikuti sentimen positif bursa regional. Pagi ini, pasar menanti rilis uang beredar Indonesia sepanjang Desember 2022.
Peredaran uang diperkirakan naik sejalan dengan musim Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru). ”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 6.795, dan resisten 6.910,” tutur Ayu Dian, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Selasa (24/1).
Secara teknikal, Indeks membentuk bullish marubozu candle dan dalam tren penguatan. Sementara indikator MACD dan Stochastic dalam zona golden cross. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu UNTR, ASII, MEDC, BBRI, MDKA, TKIM, MAPA, dan PGAS.
Akhir pekan lalu, Indeks menguay 0,81 persen menjadi 6.874. Beberapa sektor mengalami penguatan antara lain energi 2,44 persen, industri 0,98 persen, dan finansial 0,47 persen. Investor asing membukukan net buy pasar reguler Rp172,84 miliar. Saham paling banyak dibeli investor asing di antaranya BBRI, MDKA, dan GOTO.
Sementara itu, ketiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat Wall Street berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin, 23 Januari 2023. Itu didorong pasar tengah menanti musim rilis laporan keuangan musim 2022 diprediksi membaik.
Pagi ini, bursa Asia sudah mengorbit zona hijau. Indeks Nikkei 225 menguat 1,34 persen, dan Indeks Kospi pada perdagangan Jumat, 20 Januari 2023 melesat 0,63 persen. Pagi ini, Jepang merilis data Jibun Bank Services PMI periode Januari 2023 di zona ekspansif 52,4 dari bulan sebelumnya 51,1. (*)
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





