Bursa Dunia Tertekan, IHSG Sesi I (6/11) Mengekor Anjlok Nyaris 2%
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengekor kejatuhan bursa dunia pada sesi I perdagangan Jumat (6/11/2026).
Berdasarkan data RTI Business pada pukul 11.30 WIB, IHSG berada di level 4.931,393, melemah 98,868 poin atau 1,97%.
IHSG dibuka di level 4.955,834, sempat menyentuh level tertinggi di 4.969,004 dan terendah di 4.925,101 pada sesi I.
Tekanan jual mendominasi. Tercatat 496 saham melemah, berbanding 118 saham yang menguat dan 96 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan tercatat volume 9,643 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi Rp3,417 triliun dan frekuensi 570.974 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.620,324 triliun.
Bursa Dunia Kompak Merah, Sentimen Risk-Off Masih Membayangi
Indo Premier Sekuritas menilai pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia, setelah Wall Street sebelumnya ditutup melemah tajam akibat kekhawatiran regulasi AI dan repricing risiko saham teknologi.
"IHSG kembali bergerak melemah 1,9%. Pelemahan ini sejalan dengan mayoritas bursa Asia, setelah Wall Street sebelumnya ditutup melemah tajam. Sentimen risk-off masih membayangi pasar, mendorong investor cenderung berhati-hati dan meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko," tulis Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya.
Berdasarkan data Stockbit, S&P 500 turun 4,36% ke 7.353,73 dan Dow Jones Industrial Average turun 3,44% ke 51.523,06.
Bursa Asia juga tertekan. Nikkei Jepang anjlok 6,28% ke 57.240, KOSPI Korea Selatan turun 5,70% ke 5.076,87, Hang Seng Hong Kong turun 1,28% ke 24.480,04, dan Shanghai Composite turun 1,14% ke 3.647,90.
Related News
Hana Bank Gandeng Trinity Airways, Nabung Terbang Gratis ke Korsel
Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Sawit, Kakao, dan Kelapa
IHSG Pagi Kembali Ambruk 1,83% Diterpa Sentimen Berikut
Terseret Wall Street, IHSG Potensial Koreksi
Profit Taking Warnai Laju IHSG
IHSG Berpeluang Tembus di Atas 5.000





