EmitenNews.com -Produsen sepeda dan sepeda listrik pemilik brand United Bike, PT Terang Dunia Internusa Tbk ( UNTD ) akan mencari dana modal kerja hingga Rp400 miliar melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) di saat utang perbankan jangka pendek per 31 Juli 2023 tercatat Rp400 miliar.

Mengacu pada Prospektus Awal terkait rencana IPO UNTD yang diterbitkan di Jakarta 11 Januari 2024, perusahaan pemilik merek dagang United Bike ini akan menggunakan seluruh dana hasil IPO sebagai modal kerja, berupa pembelian bahan baku sepeda motor listrik dan EMoped.

Seperti diinformasikan sebelumnya, pada rencana IPO UNTD , perseroan akan melepas saham ke publik sebanyak-banyaknya 1.666.666.700 lembar bernilai nominal Rp25 per saham atau setara 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Adapun harga penawaran awal (book building) atas saham UNTD dibanderol sekitar Rp170-Rp240 per lembar. Sehingga, melalui aksi korporasi ini perseroan bisa menggalang dana masyarakat di pasar primer berkisar Rp283,33 miliar hingga Rp400 miliar.

Periode book building berlangsung mulai hari ini hingga 22 Januari 2024 dan UNTD berharap rencana IPO ini bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Januari 2024. Pada pelaksanaan IPO ini, manajemen United Bike menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

Berdasarkan neraca UNTD per 31 Juli 2023, perseroan mencatatkan total liabilitas mencapai Rp617,47 miliar atau membengkak 3,83 persen dibanding per 31 Desember 2022. Total kewajiban ini didominasi oleh liabilitas jangka pendek yang sebesar Rp550,72 miliar atau meningkat 5,7 persen dibanding per 31 Desember 2022 yang senilai Rp521 miliar.

Sementara itu, jumlah liabilitas jangka pendek UNTD per 31 Juli 2023 yang sebesar Rp550,72 miliar tersebut lebih dominan dipengaruhi oleh utang kepada lembaga perbankan, yakni sebesar Rp400,46 miliar atau meningkat 3,94 persen dibanding per akhir Desember 2022 yang senilai Rp385,27 miliar.

Perlu diketahui, hingga akhir Juli 2023 jumlah utang UNTD kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp363,85 miliar, sedangkan utang kepada PT Bank OCBC NISPTbk (NISP) sebesar Rp36,61 miliar. Sehingga, total utang perbankan United Bike per 31 Juli 2023 sebesar Rp400,46 miliar atau setara dengan target maksimal pelaksanaan IPO UNTD yang mencapai Rp400 miliar.