Crazy Rich Memang Beda, Sekali Jajan Langsung Borong Saham AVIA Puluhan Miliar
EmitenNews.com—Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Tbk (AVIA) Ruslan Tanoko memborong 2,75 juta saham perseroan pada 5 Januari 2023.
Ruslan menjelaskan, 600 ribu saham dibeli di Rp 610 per saham (total nilai transaksi Rp 366 juta), 1.008.100 saham di Rp 615 (total Rp 619,98 juta), dan 1.141.900 saham di Rp 620 (total Rp 707,97 juta). Karena itu, seluruhnya sekitar Rp 1,69 miliar.
"Tujuan transaksi, investasi," terang Ruslan Tanoko dalam keterbukaan informasi, Rabu (12/1/2023).
Dia menjelaskan, status kepemilikan saham ini secara tidak langsung karena melalui PT Sensasi Istana Warna. Di mana Ruslan menggenggam 99,995% saham Sensasi Istana Warna.
Sebelum transaksi, jumlah kepemilikannya di AVIA sebanyak 13.209.300 saham atau 0,0214%. Setelah transaksi menjadi 15.959.300 saham atau 0,0258%.
Ruslan Tanoko menjabat posisi wadirut AVIA sejak 2016. Ia juga merupakan anak dari Wijono Tanoko yang adalah direktur utama perseroan. Sedangkan, Hermanto Tanoko - adik Wijono Tanoko - menjabat posisi komisaris utama di Avian Brands.
Dilain waktu, Putri 'Crazy Rich Surabaya' Hermanto Tanoko yakni Belinda Natalia Tanoko mengumumkan pembelian saham AVIA dalam jumlah yang signifikan. Total saham emiten cat yang diborong mencapai Rp28,25 miliar.
Belinda mewakili PT Tancorp Global Sentosa (TGS) memborong 45 juta saham AVIA secara bertahap melalui PT Tancorp Investasi Mulia (TIM) pada 2 - 3 Januari 2023. "Tujuan dari transaksi adalah investasi," kata Belinda dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023).
Secara rinci transaksi TGS pada hari pertama mencapai 10 juta saham AVIA dengan harga Rp630 per lembar, atau total Rp6,3 miliar. Aksi net buy itu dilanjutkan dengan memborong 15 juta saham di harga yang sama, atau sebanyak Rp9,45 miliar.
Related News
Emiten Gocap GRPH Ungkap Aksi Divestasi Saham Pengendali
Dua Hari Beruntun, Pengendali WINR Lepas Ratusan Juta Saham Rp6,19M
Bank BJB Tawarkan Obligasi Rp932 Miliar, Bunga Hingga 6,25 Persen
Kepepet Utang! BAJA Minta Izin Rights Issue 1 Miliar Saham Baru
Pemegang Saham ATIC Setujui Right Issue, Terima Pengunduran Diri Jonan
KKGI Defisit 93 Persen Laba Bersih di 2025, Tersisa USD2,42 Juta





