EmitenNews.com - Setelah lebih dari 3 tahun melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Toba Surimi Industries Tbk masih menyisakan dana IPO. Per 31 Desember 2025, nilainya Rp2,47 miliar.

Dalam keterbukaan informasi ke BEI, Direktur Utama Toba Surimi Gindra Tardy mengungkapkan, perseroan meraup hasil bersih IPO Rp55,23 miliar. Dari angka itu, perseroan menyiapkan rencana penggunaan dana Rp52,1 miliar untuk modal kerja,dan Rp3,12 miliar untuk pengadaan kapal laut.

Namun dari rencana itu, penggunaan dana tersebut baru mencapai 95,5% atau setara Rp52,7 miliar. Rinciannya, Rp52,1 miliar untuk modal kerja dan pengadaan kapal laut Rp650 juta.

Dengan begitu, sisa dana IPO emiten dengan kode saham CRAB itu mencapai Rp2,47 miliar. 

Seperti diketahui, CRAB menggelar IPO pada 2022 dan sahamnya tercatat di BEI pada 10 Agustus 2022. Saat itu, CRAB menawarkan harga perdana Rp150 dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1,95 miliar.

Adapun hingga 2 Januari 2026, saham CRAB tercatat berada di level Rp280. (*)