Dana Rights Issue GIAA Rp7,7T Ludes, Ini Pos-Pos Penggunaannya
:
0
Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
EmitenNews.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilaksanakan pada 2022 lalu.
Perseroan memperoleh pernyataan efektif atas PUT II tersebut pada 2 Desember 2022 dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp7,79 triliun. Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp21,51 miliar, GIAA menerima hasil bersih senilai Rp7,77 triliun.
Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025 yang ditandatangani Direktur Utama GIAA, Glenny Kairupan, seluruh dana hasil rights issue tersebut telah terealisasi sepenuhnya dan digunakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Rinciannya, dana sebesar Rp3,6 triliun dialokasikan untuk kebutuhan maintenance dan restorasi armada. Selain itu, sebesar Rp900 miliar digunakan untuk pemenuhan maintenance reserve.
Selanjutnya, dana senilai Rp1,73 triliun direalisasikan untuk pembelian bahan bakar pesawat. Perseroan juga merealisasikan biaya restrukturisasi secara penuh sebesar Rp370 miliar.
Adapun sisa dana sebesar Rp275,88 miliar digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





