Longsor 441 Persen, Sudahi 2025 UCID Boncos Rp1,19 Triliun
:
0
Pengurus Uni-Charm pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Uni-Charm (UCID) menyudahi 2025 dengan tabulasi rugi Rp1,19 triliun. Drop 441 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba bersih Rp350,4 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar menjadi Rp288 dari periode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba Rp84.
Pendapatan bersih Rp7,98 triliun, menukik 17,47 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp9,67 triliun. Beban pokok pendapatan Rp6,78 triliun, susut dari sebelumnya Rp7,7 triliun. Laba kotor terkumpul sebesar Rp1,2 triliun, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp1,97 triliun.
Beban penjualan Rp1,25 triliun, bengkak dari Rp1,24 triliun. Beban umum dan administrasi Rp469,34 miliar, bengkak dari Rp297,31 miliar. Penghasilan keuangan Rp39,4 miliar, turun dari Rp44,58 miliar. Biaya keuangan Rp13,04 miliar, turun dari Rp17,83 miliar. Kerugian selisih kurs Rp996 juta, drop dari laba Rp7,83 miliar.
Kerugian penurunan nilai atas aset tetap Rp301,19 miliar dari minus. Beban pajak lainnya Rp28,29 miliar, bengkak dari Rp16,42 miliar. Lain-lain Rp9,19 miliar, turun dari laba Rp8,53 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp835,96 miliar, anjlok dari Rp461,62 miliar. Rugi tahun bberjalan Rp1,19 triliun, anjlok dari laba Rp350,44 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp4,62 triliun, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp5,86 triliun. Total liabilitas terkumpul Rp2,71 triliun, mengalami penurunan dari akhir 2024 sebesar Rp2,79 triliun. Jumlah aset Rp7,33 triliun, mengalami koreksi dari sebelumnya Rp8,65 triliun. (*)
Related News
Anak Usaha BREN Raih PROPER Emas 2025, 3 Program Andalan Jadi Kunci
22 April, EDGE Minta Restu Pemegang Saham untuk Go Private
COCO Resmikan Rights Issue Jilid III, Targetkan Akuisisi dan Ekspansi
Delisting EDGE, Pengendali Tawar Beli Saham Publik di Harga Rp11.500
Kinerja Melesat, Jantra Grupo (KAQI) Buka Cabang Baru di Bali
BAF Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi Rp841 Miliar, Jatuh Tempo 18 April





