Danantara Ungkap Lebih 100 Investor Minati Proyek PSEL II, Ayo Cek
:
0
Ilustrasi Danantara Indonesia. Dok. Bisnis.
EmitenNews.com - Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tahap kedua di berbagai daerah, menarik banyak peminat. Danantara Indonesia mendata lebih dari 100 investor mendaftar dalam pengembangan proyek PSEL tahap kedua di berbagai daerah itu. Mitra yang terlibat akan dipilih berdasarkan teknologi terbaik untuk pengolahan sampah.
“Tahap kedua akan kita buka sebentar lagi. Sudah 100 lebih yang mendaftar,” kata Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Sjahrir di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Pengembangan proyek PSEL tidak sepenuhnya dibiayai Danantara, namun dari skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dari pemenang tender.
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar USD5 miliar atau sekitar Rp87 triliun. Nilai tersebut mencakup total sekitar 33 proyek PSEL di berbagai daerah.
Pandu mengatakan setiap proyek diperkirakan memiliki nilai investasi sekitar USD150 juta atau sekitar Rp2,7 triliun.
PT Danantara Investment Management bersama anak perusahaan, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), akan ikut berpartisipasi dalam seluruh proyek PSEL tersebut.
Pemerintah bersama Danantara dan sejumlah pemerintah daerah telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam kesepakatan percepatan pembangunan PSEL di enam lokasi.
Enam lokasi tersebut meliputi Lampung Raya, Serang Raya, Medan Raya, Semarang Raya, Bogor Raya 2, dan Kabupaten Bekasi.
Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 25 lokasi yang mencakup 62 kabupaten/kota dengan kondisi sampah darurat atau timbunan sampah di atas 1.000 ton per hari.
Program tersebut dijalankan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.
Related News
Puan Soal Hantavirus, Pemerintah Diminta Beri Kepastian Informasi
Modus Warga India Selundupkan Emas di Celana Dalam Ditangkap Bea Cukai
Purbaya Ngaku Kecolongan Anggaran MBG, Kemenkeu Perbaiki Sistem
2 Kapal Pertamina Belum dapat Izin Lewat Selat Hormuz, Ini Kata Bahlil
Hadiri Sidang Lanjutan, Nadiem dapat Dukungan Para Pengemudi Gojek
Alarm Keras OTT KPK Berdentang dari Sumsel, Sulsel Hingga Kalsel





