Dicecar BEI Soal Simpan Dana IPO Rp13,5 T, Bukalapak (BUKA) Bilang Begini
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempertanyakan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menyimpan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp13,509 triliun pada instrumen deposito.
Teddy Nuryanto Oetomo Direktur/ Corporate Secretary Bukapalak.com (BUKA) dalam penjelasannya Kamis (9/3) mengungkapkan bahwa dalam menggunakan dana IPO menerapkan prinsip kehatihatian, terus mengkaji dan menelaah potensi-potensi serta kesempatan kesempatan yang tersedia dan sejalan dengan tujuan dan anak usaha, termasuk melalui pembelian saham dan/atau aset, dan/atau penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan, termasuk dalam rangka perjanjian patungan , dan metode transaksi lain pada perusahaan-perusahaan lain yang dapat menciptakan peluang berkembangnya usaha Perseroan dan entitas anak secara lebih efisien.
Sehingga dana hasil IPO yang belum dipergunakan seluruhnya ditempatkan sementara di berbagai instrumen investasi, antara lain deposito, giro, reksadana dan obligasi dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi perseroan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku.
Sebelumnya, BUKA melaporkan hingga 31 Desember 2022 telah menggunakan Rp7,816 triliun atau 36 persen dari total dana hasil IPO sebesar Rp21,325 triliun.
Sedangkan sisa dana IPO sebesar Rp13,509 triliun ditempatkan pada instrumen investasi tergolonng berisiko rendah seperti deposito, obligasi, Giro, dan Reksadana.
Related News
BYD Produksi 30 EV Termahal di Dunia, Harga Rp46 M, Satu Terjual
Kinerja Moncer di Q1 2026, DKFT Kantongi Laba Tumbuh 72 Persen
Meneropong Kontribusi Pendapatan TOBA Di Tengah Fase Transisi Bisnis
ASJT Tetapkan Dividen Mini Rp0,95 per Saham, Cair 26 Mei 2026
Laba HRTA Melenting 189,55 Persen, Penjualan Naik Hampir 3 Kali Lipat
RUPST Restui Emiten Saus Finna (SKLT) Tabur Dividen Rp8 per Saham





