Dipercaya Pimpin Elnusa (ELSA), Ini Jejak Profesional Litta Ariesca
:
0
Direktur Utama PT Elnusa Tbk (ELSA), Litta Indriya Ariesca. Dok. Elnusa.
EmitenNews.com - Litta Indriya Ariesca mendapat kepercayaan memimpin PT Elnusa Tbk (ELSA). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (25/8/2025), memilih perempuan yang mengawali karier profesionalnya sebagai analis di Addison Griffiths Consultant, London, Inggris itu, sebagai Direktur Utama ELSA. Ia menggantikan pejabat sebelumnya yaitu Bachtiar Soeria Atmadja.
Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (27/8/2025), diketahui Elnusa (ELSA) telah merombak jajaran direksi dan komisaris dan telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Penunjukan Litta Indriya Ariesca ini telah melalui serangkaian konsultasi dengan pemegang saham pengendali, yaitu PT Pertamina (Persero), Kementerian BUMN, serta PT Pertamina Hulu Energi (PHE).
Alhasil, Litta Ariesca ditunjuk sebagai Direktur Utama ELSA, dengan pertimbangan matang untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan program perusahaan di masa mendatang.
"Dengan demikian, perubahan susunan pengurus ini diharapkan dapat memperkuat perseroan, meningkatkan efektivitas organisasi, serta mendukung pencapaian target dan strategi bisnis yang telah ditetapkan," kata Manajemen ELSA.
Pemegang saham ELSA juga merombak dua posisi direktur lainnya. Andri Haribowo diangkat sebagai Direktur Operasi ELSA, menggantikan Endro Hartanto. Kemudian, Nelwin Adriansyah dipercaya menjadi direktur keuangan, menggantikan Stanley Iriawan.
Pada jajaran dewan komisaris, pemegang saham juga menunjuk Purwadi Arianto sebagai Komisaris Utama ELSA. Lalu, Vitri Mallarangeng ditunjuk sebagai komisaris, serta Abdul Hakim dan Farazandi Fidinansyah sebagai komisaris independen.
Ini susunan lengkap direksi dan komisaris ELSA:
Jajaran Komisaris ELSA
Komisaris Utama: Purwadi Arianto
Related News
Harga Emas Naik di Atas USD4.300 per Ons, Antam Turun Rp30.000
Dolar Menguat Pasca Keputusan Fed, Cermati Pergerakan Rupiah
Saham AS Melemah Karena Fed Masih Terbuka Naikkan Suku Bunga
Cicil KPR Rumah Subsidi 40 Tahun, Kata Menteri Ara Mudahkan Rakyat
Mentan Ungkap Masih Ada 130 Perusahaan Sawit Nakal, Cek Masalahnya
Pembangkit PLN Butuh 154 Juta Ton Batu Bara, Ternyata Masih Kurang





