Dongkrak Kontribusi, Emiten Boy Thohir (MBMA) Injeksi Modal Anak Usaha USD35,95 Juta
:
0
EmitenNews.com - Merdeka Battery Materials (MBMA) menginjeksi modal Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) USD35,95 juta. Pinjaman dari pemegang saham itu, diharap SCM menjalankan usaha dengan efisien. Dengan begitu, pada ujungnya memberi kontribusi positif kepada perseroan.
Berdasar perjanjian, perseroan sebagai kreditur sekaligus sebagai pemegang tidak langsung 51 persen saham dalam SCM, sepakat memberi dana pembiayaan ditambah Secured Overnight Financing Rate (SOFR), dan margin 4,75 persen per tahun. Setelah perjanjian efektif, SCM dapat menggunakan dana pembiayaan untuk modal kerja.
Meliputi antara lain biaya karyawan, biaya jasa profesional, pembayaran royalti ke kas negara, biaya pengangkutan, bongkar muat, biaya pemeliharaan, perbaikan, dan biaya penambangan. Transaksi masuk afiliasi. Tersebab, SCM merupakan perusahaan terkendali perseroan dengan kepemilikan saham secara langsung, dan tidak langsung melalui PT Merdeka Industri Mineral 51 persen, dan ada beberapa anggota direksi perseroan juga menjabat anggota dewan komisaris SCM.
Menyusul pelaksanaan transaksi, diharap anak-anak usaha perseroan dapat menjalankan kegiatan usaha bisnis secara lebih efisien, terutama untuk anak-anak perusahaan memiliki domisili sama dengan perseroan. Dengan begitu, secara tidak langsung juga meningkatkan kinerja keuangan perseroan, dan pada akhirnya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham perseroan.
Selanjutnya, sebelum transaksi terlaksana, perseroan telah melakukan penilaian menggunakan prosedur internal apabila transaksi serupa dilakukan dengan pihak tidak terafiliasi dengan menggunakan syarat dan ketentuan serupa, hasilnya syarat dan ketentuan atas transaksi tersebut telah dilakukan sesuai dengan praktik bisnis berlaku umum. (*)
Related News
Anak Usaha SMGR Suplai Beton Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
WTON Suplai Material Proyek NPEA Pelindo, Kontrak Capai Rp153M
PPRO Lepas Hotel Prime Park Bandung Rp133M, Fokus Perkuat Bisnis Inti
GOTO Pastikan PHK Tokopedia Tak Berdampak Material ke Kinerja
Saham LUCY Terbebas dari HSC, Tapi Ambruk 10 Hari Beruntun
AADI Suntik Pinjaman USD100,8 Juta ke Kaltara Power Indonesia





