Dongkrak Produktivitas, Garudafood (GOOD) Perkuat SDM dan Teknologi Mulia Boga (KEJU)
EmitenNews.com - Garudafood (GOOD) meneken transaksi afiliasi senilai Rp1,75 miliar. Transaksi itu berupa pemberian jasa atau bagi jasa kepada Mulia Boga Raya (KEJU). Garudafood merupakan pengendali Mulia Boga dengan kepemilikan saham 66,07 persen.
Berdasar perjanjian, Garudafood akan memberikan jasa antara lain pelaksanaan audit termasuk reviu dan meeting, peningkatan IM capabilities, reviu project setiap bulan, melakukan koordinasi berkala, dan pelaksanaan konvensi level business unit, support improvement dan pengembangan produk, dan support improvement packaging perseroan.
Mulia Boga, dan Garudafood menyepakati pembayaran jasa akan dilakukan paling lambat 30 hari kalender setelah tanggal tertera pada tagihan. ”Transaksi telah diteken pada Selasa, 20 Juni 2023,” tulis Paulus Tedjosutikno, President Director Mulia Boga Raya.
Transaksi itu, untuk memberikan sumber daya kompeten yang tidak dimiliki Mulia Boga. Di mana, Garudafood sebagai entitas induk Mulia Boga mempunyai sumber daya tersebut baik dari sisi sumber daya manusia maupun teknologi. Selain itu, transaksi itu diharap meningkatkan produktivitas operasional sehingga juga memberi manfaat kepada stakeholders perseroan.
Transaksi itu, memberi manfaat kepada Mulia Boga. Maklum, Garudafood, merupakan perusahaan industri bergerak bidang makanan dan minuman telah memiliki sistem kinerja mumpuni di berbagai lini untuk menunjang kegiatan usaha. Mulia Boga juga bergerak bidang industri mirip, transaksi diharap sistem kinerja perseroan berjalan lebih baik dengan dukungan sumber daya manusia, dan teknologi Garudafood. (*)
Related News
Transformasi Portofolio, INPP Target Recurring Income 75 Persen
Hadirkan Solusi Embedded Finance, Bank Raya Gandeng Gaji.id
Perkuat Modal, ELPI Godok Right Issue 2,03 Miliar Lembar
Prajogo Kembali Bermanuver, Saham CUAN Orbit Zona Merah
Realisasi Dana IPO Nol, Cek Jawaban YUPI Saat Dicecar Pertanyaan BEI
Target 2025 Terlewati, Prapenjualan BSDE Tembus Rp10 Triliun





